Pencarian

Danantara Rilis Laporan Keuangan Usai RUPS 14 BUMN Holding Rampung, Ini Daftar Perusahaannya

Selasa, 09 Juni 2026 • 13:42:16 WIB
Danantara Rilis Laporan Keuangan Usai RUPS 14 BUMN Holding Rampung, Ini Daftar Perusahaannya
Kepala Danantara Dony Oskaria menyatakan laporan keuangan akan dirilis setelah RUPS 14 BUMN selesai.

JAMBI — Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Dony Oskaria menegaskan bahwa laporan keuangan perusahaan baru akan dirilis setelah seluruh rangkaian RUPS di 14 BUMN anggota holding rampung. "Setelah semua RUPS selesai, kami akan mengeluarkan laporan keuangan Danantara," kata Dony di Jakarta, Senin (16/6).

Mengapa RUPS 14 BUMN Jadi Penentu Rilis Laporan?

Proses ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Danantara sebagai holding wajib mengkonsolidasikan laporan keuangan dari seluruh anggota holding yang mencakup sektor energi, keuangan, telekomunikasi, hingga pertambangan. Ke-14 BUMN itu antara lain Pertamina, PLN, BRI, Bank Mandiri, BNI, BTN, Telkom, MIND ID, Perumnas, PTPN, Pelindo, ASDP, Inalum, dan BPJS Ketenagakerjaan.

"Kami harus menunggu persetujuan pemegang saham di masing-masing entitas. Baru setelah itu data bisa digabung menjadi satu laporan konsolidasi," ujar Dony.

Dampak Bagi Investor dan Publik

Laporan keuangan Danantara sangat dinantikan oleh pelaku pasar. Sebab, holding ini mengelola aset gabungan yang nilainya mencapai ratusan triliun rupiah. Investor obligasi BUMN, reksadana, hingga masyarakat umum yang memiliki saham di BUMN terbuka seperti BRI dan Telkom berkepentingan mengetahui kinerja induk usaha.

Selain itu, laporan ini juga menjadi acuan bagi pemerintah untuk menentukan besaran dividen yang akan disetor ke kas negara. Semakin sehat kinerja Danantara, semakin besar potensi pendapatan negara dari sektor BUMN.

Jadwal Rilis dan Tahapan Selanjutnya

Dony belum menyebutkan tanggal pasti publikasi laporan keuangan. Namun, ia memastikan prosesnya akan berlangsung segera setelah seluruh RUPS selesai, yang diperkirakan dalam beberapa pekan ke depan. "Kami targetkan transparan dan tepat waktu," pungkasnya.

Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta BUMN dikelola secara profesional dan akuntabel. Dengan adanya laporan keuangan konsolidasi, publik bisa mengawasi langsung efektivitas holding BUMN terbesar di Indonesia ini.

Bagikan
Sumber: ekonomi.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks