JAMBI — Ditlantas Polda Jambi bersama Samsat Kota Jambi dan Jasa Raharja mendatangi warga di Kelurahan Aur Kenali, Kecamatan Telanaipura, untuk mengenalkan sistem pelayanan digital terbaru. Kegiatan edukasi yang berlangsung di kediaman Ketua RT 11, Sulaiman, ini menyasar para ketua RT, tokoh pemuda, dan perangkat kelurahan setempat.
Bayar Pajak Lebih Praktis Tanpa Antre di Samsat
Fokus utama sosialisasi ini adalah penggunaan aplikasi Samsat Digital Nasional atau SIGNAL. Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Jambi, AKP Hadi Siswanto, menjelaskan bahwa platform ini dirancang untuk memangkas birokrasi sehingga warga tidak perlu lagi datang dan mengantre fisik di kantor Samsat.
“Melalui aplikasi SIGNAL, masyarakat dapat melakukan pembayaran pajak kendaraan dengan lebih mudah, cepat, dan transparan tanpa harus mengantre di kantor Samsat,” ujar Hadi saat memaparkan materi di hadapan warga.
Selain kemudahan akses, pihak UPTD Samsat Kota Jambi menekankan bahwa kontribusi pajak kendaraan bermotor sangat vital bagi keberlanjutan pembangunan daerah. Dana tersebut dialokasikan kembali untuk perbaikan infrastruktur jalan serta peningkatan kualitas pelayanan publik di wilayah Provinsi Jambi.
Perlindungan Jasa Raharja dan Budaya Tertib Lalu Lintas
Tidak hanya soal administrasi, forum komunikasi ini juga membahas aspek perlindungan bagi pengguna jalan. Perwakilan Jasa Raharja Jambi memberikan pemahaman mengenai manfaat santunan kecelakaan dan pentingnya tertib membayar Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
Direktur Lalu Lintas Polda Jambi, Kombes Pol Adi Benny Cahyono, menyatakan bahwa pendekatan langsung ke lingkungan RT merupakan strategi untuk membangun budaya keselamatan dari akar rumput. Ia berharap para pengurus lingkungan dapat menjadi perpanjangan tangan kepolisian dalam mengedukasi warga sekitar.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat, bukan hanya mengenai kewajiban membayar pajak kendaraan, tetapi juga pentingnya membangun budaya keselamatan berlalu lintas,” kata Benny.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif. Warga memanfaatkan momentum ini untuk berkonsultasi langsung mengenai berbagai kendala pelayanan Samsat, prosedur klaim asuransi kecelakaan, hingga tips keselamatan berkendara di jalan raya.