Pencarian

Wagub Jambi Abdullah Sani Tutup Pekan Budaya Sarolangun, Perkuat Ekonomi Lokal

Senin, 04 Mei 2026 • 13:42:01 WIB
Wagub Jambi Abdullah Sani Tutup Pekan Budaya Sarolangun, Perkuat Ekonomi Lokal
Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menutup Pekan Seni Budaya "Sepucuk Adat Serumpun Pseko" di Sarolangun.

SAROLANGUN — Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., secara resmi menutup gelaran Pekan Seni Budaya "Sepucuk Adat Serumpun Pseko" Kabupaten Sarolangun pada Sabtu malam (2/5/2026). Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Sarolangun, tokoh adat, serta ribuan masyarakat setempat.

Pelaksanaan pekan budaya ini merupakan implementasi nyata dari amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Pemerintah Provinsi Jambi memandang bahwa pelestarian kearifan lokal bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan fondasi bagi kesejahteraan masyarakat di tengah arus modernisasi.

Budaya Sebagai Fondasi Kesejahteraan dan Solusi Global

Dalam sambutannya, Wagub Abdullah Sani memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun atas konsistensinya menyelenggarakan agenda budaya daerah. Ia berharap kegiatan ini mampu meningkatkan rasa percaya diri masyarakat terhadap kekayaan potensi budaya Jambi yang autentik.

"Masyarakat harus bangga terhadap budaya daerahnya dan menjadikan budaya sebagai patokan dalam segala aspek hidup. Saya yakin dengan kolaborasi semua komponen, kita dapat mengoptimalkan tradisi dan kearifan lokal sebagai solusi untuk permasalahan lokal, nasional, bahkan global," ujar Abdullah Sani.

Pemerintah Provinsi Jambi menegaskan bahwa kebudayaan dan ekonomi adalah dua elemen yang saling mendukung. Momentum ini diharapkan menjadi titik awal bagi kabupaten dan kota lain di Provinsi Jambi untuk semakin aktif menghidupkan kegiatan serupa demi memacu pertumbuhan ekonomi daerah.

Proyeksi Taman Mini Melayu Jambi Sebagai Pusat Edukasi

Salah satu poin krusial yang disampaikan Wagub adalah visi strategis mengenai peran Taman Mini Melayu Jambi (TMMJ). Ia memproyeksikan TMMJ sebagai pusat edukasi dan promosi keberagaman budaya Jambi, dengan konsep serupa seperti peran TMII di tingkat nasional.

TMMJ dirancang sebagai ruang interaksi konkret bagi pertemuan antarbudaya dari berbagai daerah di Jambi. Melalui anjungan setiap kabupaten dan kota, generasi muda diharapkan mendapat wawasan luas untuk mencegah hilangnya identitas lokal di tengah gempuran tren global.

Abdullah Sani menambahkan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah mempertahankan nilai-nilai luhur agar tidak terkikis dalam perilaku masyarakat sehari-hari. Penguatan identitas melalui TMMJ menjadi salah satu benteng pertahanan budaya yang sedang disiapkan pemerintah provinsi.

Mendorong Efek Domino pada Sektor Industri Kreatif

Pemerintah berharap efek domino dari Pekan Budaya Sarolangun dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama pada sektor industri kreatif dan pariwisata. Aktivasi kegiatan budaya secara rutin dipercaya akan membuka peluang pasar bagi produk-produk lokal unggulan.

“Berkebudayaan maju merupakan salah satu aspek penting untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera," tegas Wagub Abdullah Sani.

Penutupan acara ini menandai komitmen berkelanjutan daerah dalam menjaga warisan leluhur. Pemerintah Provinsi Jambi kini fokus memastikan agar setiap kegiatan budaya memiliki dampak ekonomi yang terukur bagi warga sekitar.

Bagikan
Sumber: imcnews.id

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks