JAMBI — Max Verstappen akhirnya memecah kebuntuan di Marina Bay dengan merebut kemenangan perdana GP Singapura, Minggu (11/10/2026). Pembalap Red Bull itu finis tujuh detik di depan Charles Leclerc, sehari setelah menguasai sprint race. Tambahan poin ini memperlebar jarak di puncak klasemen pembalap.
Keberhasilan di Marina Bay melengkapi akhir pekan nyaris sempurna bagi Verstappen. Sehari sebelumnya, Sabtu (10/10/2026), ia lebih dulu menyentuh finis terdepan di sprint race. Kini kemenangan di balapan utama memastikan posisinya makin sulit dikejar rival-rival terdekat.
Ancaman terbesar datang pada fase pembuka lomba. Leclerc memaksa masuk ke sisi dalam tikungan demi merebut posisi terdepan, tetapi juara dunia empat kali itu bertahan dengan manuver agresif. Setelah momen krusial tersebut, Verstappen perlahan mengambil kendali ritme balapan.
Kemenangan ini tercatat sebagai yang kedua secara beruntun bagi pembalap asal Belanda tersebut di balapan utama Formula 1. Sepanjang kariernya, ia kini mengoleksi 73 kemenangan di ajang jet darat.
Di tengah dominasinya, Verstappen sempat kehilangan komunikasi radio dengan garasi Red Bull. Insinyur balapnya, Gianpiero Lambiase, terpaksa memakai pesan berkode untuk mengatur strategi pada paruh kedua lomba. Gangguan itu tidak sampai mengubah hasil akhir.
Andrea Kimi Antonelli melengkapi podium dengan finis ketiga. Pembalap Mercedes tersebut memperlebar keunggulan atas rekan setimnya, George Russell, di klasemen kejuaraan dunia.
Russell sendiri harus puas finis kesembilan setelah start dari urutan ke-19. Situasi ini membuka peluang Antonelli mengunci gelar pada seri berikutnya, GP Amerika Serikat di Austin.
Lando Norris menjadi pembalap McLaren terbaik di posisi keempat. Rekan setimnya, Oscar Piastri, merebut posisi kelima usai menyalip Lewis Hamilton pada putaran terakhir.
Pekan balap di Singapura berakhir pahit bagi Lewis Hamilton. Pembalap Ferrari itu memilih tidak masuk pit saat periode virtual safety car dan tetap bertahan dengan ban soft yang sudah aus.
Keputusan tersebut berbalik merugikan. Juara dunia tujuh kali itu kehilangan posisi satu per satu dan akhirnya finis keenam, padahal sebelumnya sempat berada di urutan ketiga.
Kemenangan Verstappen menegaskan dominasinya di paruh akhir musim. Sementara itu, persaingan gelar di kubu Mercedes makin berat untuk Russell setelah tertinggal jauh dari Antonelli. Rangkaian balapan berlanjut ke Austin, tempat Antonelli berpeluang memastikan status juara dunia lebih cepat dari perkiraan.