Mercedes-Benz W212 Club Rayakan 1 Dekade, E-Class Generasi Keempat Masih Jadi Andalan di Tengah Gempuran EV

Penulis: Zulkarnain Hamid  •  Selasa, 23 Juni 2026 | 12:45:31 WIB
Komunitas Mercedes-Benz W212 Club rayakan 10 tahun eksistensi di Lippo Mall Kemang, Jakarta.

JAMBI — Perayaan bertajuk "1 Decade: Above & Beyond" berlangsung di Avenue of The Star, Lippo Mall Kemang. Acara ini menjadi penanda perjalanan panjang komunitas yang kini menaungi hampir 200 anggota dari Jakarta, Bandung, hingga Surabaya. Meski usianya baru 10 tahun, MBW212CI sudah menjadi salah satu klub Mercedes-Benz paling solid di Indonesia.

Rekrut Ketat, Prioritas Karakter

Berbeda dengan komunitas otomotif lain yang agresif mencari anggota, MBW212CI justru menerapkan seleksi ketat. Syarat utama tentu memiliki mobil berkode bodi W212—baik sedan, estate, maupun coupe. Namun, faktor penentu justru karakter personal calon anggota.

"Kita membangun klub ini supaya ada feel-nya, sehingga kita tidak agresif untuk merekrut anggota, tapi kita agresif merekrut anggota keluarga," ujar Afiansyah Harahap, Presiden MBW212CI. Proses rekrutmen pun unik: calon anggota harus mengikuti agenda kumpul kecil terlebih dahulu. Jika nyaman, barulah proses berlanjut.

Track Day Mandalika dan Jamnas Jadi Target Akhir Tahun

Ke depan, klub ini tidak hanya fokus pada kumpul rutin. MBW212CI telah menyusun rencana besar yang memacu adrenalin. Selain kegiatan bulanan "ketemu terang" dan "ketemu gelap", mereka bersiap menjajal aspal sirkuit internasional di Nusa Tenggara Barat.

"Kita mau mencoba race track di Mandalika ya. Insyaallah akhir tahun ini. Persiapan jarak jauh itu bukan persiapan satu minggu dua minggu, persiapan mobil dan semuanya itu makan waktu bulananlah untuk mempersiapkan supaya safe semua," ungkap Afiansyah.

MBW212CI juga dipastikan ambil bagian dalam Jambore Nasional (Jamnas) yang digelar MB Club Ina. Ajang ini akan menyatukan seluruh 118 klub Mercedes-Benz dari berbagai varian dan era di bawah satu payung.

Mobil Bensin vs EV: Pilihan Rasional untuk Touring

Di era di mana kendaraan listrik kian dominan, para pengguna W212 justru punya alasan kuat untuk bertahan. Bagi mereka, Mercedes-Benz E-Class generasi keempat bukan sekadar alat transportasi, melainkan mobil hobi dengan nilai historis dan ikatan emosional.

"Mobil listrik itu adalah kebutuhan kita untuk mengejar teknologi. Tapi 212 lebih kepada pribadinya, self-ownership-nya, ada historisnya. Namanya juga hobi," kata Afiansyah.

Dari sisi fungsionalitas, mesin bensin tetap jadi pilihan paling masuk akal untuk touring jarak jauh. Rochady Hendra Setya Wibawa, Presiden Mercedes-Benz Club Indonesia (MB Club Ina), menegaskan hal itu. "Kalau kita touring jarak jauh, pasti yang lebih masuk akal kita pakai mobil bensin. Sulawesi, Sumatra, Kalimantan, wilayah-wilayah itu untuk mobil listrik kurang mendukung," ujarnya.

Dewan Pembina MBW212CI, Tomi Hadi, menambahkan bahwa fokus utama klub untuk satu dekade ke depan tetap pada kualitas hubungan. "Jadi lebih ke kualitas lah. Kualitas kita bergabung di sini. Sesama lebih ke kekeluargaan, ada charity-nya, ada touring-nya, ada family gathering-nya," kata pembalap nasional itu.

Reporter: Zulkarnain Hamid
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top