JAMBI — Tim Penilai Internal (TPI) Kanwil BPN Provinsi Jambi turun langsung ke Kantor Pertanahan Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (18/6), untuk meninjau implementasi program Zona Integritas. Mereka menyisir berbagai inovasi, strategi pelayanan, hingga pelaksanaan program yang sudah dijalankan oleh jajaran di sana.
Kegiatan ini bukan seremoni. Tim melakukan diskusi dan pendampingan secara mendalam untuk mengidentifikasi celah-celah perbaikan. Tujuannya satu: mendorong peningkatan kualitas kinerja organisasi agar pelayanan pertanahan benar-benar terasa oleh masyarakat.
Birokrasi Bersih Tak Cukup di Atas Kertas
Pembangunan Zona Integritas merupakan program prioritas nasional untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Di tingkat provinsi, Kanwil BPN Jambi menekankan bahwa sinergi dan komitmen seluruh jajaran menjadi faktor penentu.
“Kami ingin memastikan implementasi Zona Integritas tidak hanya berjalan pada aspek administratif, tetapi juga tercermin dalam pola kerja, kualitas pelayanan, serta komitmen seluruh pegawai dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” demikian pernyataan resmi dari pihak Kanwil BPN Provinsi Jambi.
Apa yang Dievaluasi di Muaro Jambi?
Tim Penilai Internal memeriksa sejumlah aspek, antara lain:
- Inovasi pelayanan yang sudah diterapkan di Kantah Muaro Jambi.
- Strategi pelayanan yang berorientasi pada kemudahan dan kecepatan.
- Pelaksanaan program-program pembangunan Zona Integritas yang sudah berjalan.
Hasil evaluasi ini akan menjadi bahan untuk perbaikan berkelanjutan, bukan hanya di Muaro Jambi, tapi juga menjadi contoh bagi kantor pertanahan lain di Provinsi Jambi.
Target ke Depan: Profesional, Transparan, Terpercaya
Melalui monitoring dan evaluasi ini, Kanwil BPN Provinsi Jambi berharap Kantor Pertanahan Kabupaten Muaro Jambi bisa terus meningkatkan kualitas implementasi Zona Integritas. Target akhirnya sederhana: menghadirkan pelayanan pertanahan yang semakin profesional, transparan, dan terpercaya bagi masyarakat.
Langkah ini penting mengingat urusan pertanahan kerap menjadi titik rawan pungli dan praktik tidak transparan. Dengan pengawasan ketat seperti ini, warga Muaro Jambi diharapkan mendapat pelayanan yang lebih cepat dan pasti saat mengurus sertifikat tanah atau dokumen pertanahan lainnya.