JAMBI — Kepastian tidak adanya perubahan harga ini dikonfirmasi langsung melalui data resmi Pertamina Patra Niaga. Seluruh produk nonsubsidi mulai dari Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, hingga Pertamina Dex masih dipatok sama seperti awal Mei 2026.
Dari catatan penyesuaian awal Mei 2026, Dexlite mencatat kenaikan harga paling signifikan dibanding produk lainnya. Di Jawa dan Bali, harganya mencapai Rp 26.000 per liter.
Sementara itu, konsumen di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau harus merogoh kocek lebih dalam, yakni Rp 27.150 per liter. Perbedaan ini dipengaruhi besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang ditetapkan masing-masing pemerintah daerah.
Berikut rincian harga BBM Pertamina yang berlaku per 23 Mei 2026 di berbagai provinsi:
Khusus daerah dengan status Free Trade Zone (FTZ), harga BBM nonsubsidi tercatat lebih rendah. Regulasi khusus di Sabang dan Batam membuat tarif bahan bakar di SPBU setempat berbeda signifikan dibanding harga nasional.
Pertamina Patra Niaga mengimbau konsumen untuk mengecek stok di SPBU terdekat sebelum melakukan perjalanan jarak jauh. Perbedaan harga antarprovinsi bisa dimanfaatkan untuk mengatur pengeluaran harian bahan bakar kendaraan.