Pencarian

Resep Semur Jengkol Empuk dan Bebas Bau ala Warteg, Bumbu Meresap Sampai ke Dalam

Minggu, 01 November 2026 • 06:31:31 WIB
Resep Semur Jengkol Empuk dan Bebas Bau ala Warteg, Bumbu Meresap Sampai ke Dalam
Semur jengkol menjadi menu favorit di warteg dengan tekstur empuk dan bumbu pekat manis gurih.

JAMBI — Semur jengkol menjadi salah satu menu favorit di warung makan tegal. Teksturnya yang empuk, legit, serta balutan bumbu pekat manis gurih membuat sajian ini kerap jadi rebutan.

Tantangan terbesar saat mengolah jengkol justru muncul sebelum proses memasak dimulai. Aroma menyengat dan tekstur keras jadi dua masalah yang paling sering dikeluhkan.

Pilih Jengkol Tua Berbentuk Bulat agar Teksturnya Pulen

Bahan utama yang perlu disiapkan adalah 500 gram jengkol tua. Pilih jengkol yang bentuknya bulat dan tua agar teksturnya pulen saat dimasak.

Selain jengkol, siapkan 2 lembar daun salam, 2 batang serai yang dimemarkan, dan 3 cm lengkuas yang juga dimemarkan. Ketiga rempah ini berperan penting menekan aroma menyengat.

Untuk rasa manis gurih, siapkan 4–5 sendok makan kecap manis sesuai tingkat kemanisan yang diinginkan. Tambahkan pula 1 sendok makan gula merah yang sudah disisir.

Bumbu Pekat Manis Gurih Jadi Ciri Khas Semur Warteg

Kombinasi kecap manis dan gula merah menghasilkan kuah semur berwarna gelap dengan rasa legit. Bumbu ini yang membuat semur jengkol warteg berbeda dari olahan jengkol rumahan biasa.

Daun salam, serai, dan lengkuas bukan sekadar pengharum. Ketiganya membantu mengurangi bau khas jengkol selama proses perebusan dan pemasakan bumbu.

Takaran kecap bisa disesuaikan selera. Bagi yang menyukai rasa lebih manis, porsi kecap manis dapat ditambah, sementara gula merah tetap dipakai agar kuah lebih pekat.

Aroma Menyengat Bisa Ditekan Sejak Tahap Perebusan

Jengkol yang sudah dipilih sebaiknya direbus hingga empuk sebelum dibumbui. Perebusan dengan daun salam dan serai membantu meminimalkan bau menyengat yang biasanya menempel.

Setelah empuk, jengkol dimasak bersama bumbu hingga kuah menyusut dan meresap ke dalam. Proses ini yang membuat semur jengkol terasa legit sampai ke bagian dalam.

Hasil akhirnya adalah semur jengkol bertekstur pulen, bebas bau menyengat, dan kaya rasa. Sajian ini cocok disantap bersama nasi hangat, meniru pengalaman makan di warteg.

Follow jambitime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jambiindependent.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks