Pencarian

DPRD Jambi Minta 2 Posko Kesehatan Karhutla Dipindah ke Depan WTC, Tenda Diperbesar

Sabtu, 24 Oktober 2026 • 06:31:32 WIB
DPRD Jambi Minta 2 Posko Kesehatan Karhutla Dipindah ke Depan WTC, Tenda Diperbesar
Anggota DPRD Jambi Ivan Wirata meninjau Posko Krisis Kesehatan Karhutla di Telanaipura, Jumat (23/10/2026).

JAMBI — Ivan Wirata menyoroti kondisi Posko Krisis Kesehatan Karhutla di kawasan Telanaipura yang dinilai kurang strategis. Lokasi itu? belum banyak dikenal masyarakat, sementara kebersihan dan perlengkapan pelayanan perlu ditingkatkan.

Peninjauan dilakukan bersama Faisal Riza (Icol) pada Jumat (23/10/2026). Keduanya mendatangi dua titik posko: Gedung Bank 9 Jambi di Telanaipura dan Kantor Bank 9 Jambi Pasar.

Mengapa Lokasi Posko Dianggap Kurang Strategis

Di posko Telanaipura, Ivan menilai warga akan kesulitan menemukan tempat pelayanan di tengah kondisi udara yang tidak sehat. Ia meminta posko tidak sekadar jadi tempat singgah, tetapi benar-benar menjadi ruang pelayanan yang ramah dan bersih.

"Posko ini masih harus diperbaiki. Tempatnya belum banyak dikenal masyarakat, sementara kebersihan dan perlengkapannya juga perlu ditingkatkan. Kita ingin warga yang datang untuk berobat merasa nyaman, bukan justru kesulitan menemukan tempat pelayanan," tegas Ivan.

Tenda Kecil hingga Permintaan Pindah ke Depan WTC Jambi

Persoalan serupa ditemukan di posko kawasan Pasar. Ukuran tenda dinilai kecil dan suasana sumpek membuat pelayanan kurang maksimal, sementara posko belum cukup terlihat oleh warga yang melintas.

Ivan langsung berkomunikasi dengan Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin untuk meminta izin pemindahan posko ke depan Mall WTC Jambi. Lokasi baru dinilai lebih terbuka dan mudah dijangkau.

"Lokasinya sempit dan tendanya kecil. Kita minta bergeser ke depan WTC, sekaligus menggunakan tenda yang lebih besar. Dengan begitu, masyarakat lebih mudah melihat dan mendatangi posko ketika membutuhkan pelayanan kesehatan," ujarnya.

Faisal Riza: Kapasitas Posko Harus Menyesuaikan Kebutuhan Lapangan

Faisal Riza menekankan posko kesehatan mesti ditempatkan di lokasi strategis dan mudah terlihat warga. Menurutnya, fasilitas dan kapasitas posko perlu disesuaikan jika jumlah warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap meningkat.

"Kita berharap koordinasi antar instansi terus diperkuat. Tenaga kesehatan harus didukung fasilitas yang memadai, sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan maksimal dan tidak terkesan seadanya," katanya.

15 Pengunjung per Hari, Layanan Gratis Tanpa KTP

Kabid SDK Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Yosi Rulianto menyebut jumlah pengunjung posko kesehatan karhutla rata-rata 15 orang per hari. Posko melayani masyarakat setiap hari hingga pukul 16.00 WIB.

Setelah jam pelayanan berakhir, warga yang membutuhkan penanganan kesehatan diarahkan ke RSUD Raden Mattaher Jambi. Yosi memastikan seluruh pelayanan diberikan gratis dan masyarakat tidak diwajibkan membawa KTP.

Di dalam tenda, meja pemeriksaan dan perlengkapan kesehatan ditempatkan di area pelayanan, sementara tas medis tersedia di dekat petugas. Kondisi tenda yang sempit dan kelengkapan yang masih perlu ditambah menjadi catatan agar pelayanan berlangsung lebih leluasa.

Follow jambitime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jambiday.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks