Pencarian

Resep Gulai Nangka Muda Khas Minang, Bumbu Meresap dengan Kuah Santan Gurih Kemerahan

Kamis, 01 Oktober 2026 • 09:01:01 WIB
Resep Gulai Nangka Muda Khas Minang, Bumbu Meresap dengan Kuah Santan Gurih Kemerahan
Nangka muda direbus dua kali untuk menghilangkan getah sebelum diolah menjadi gulai.

JAMBI — Kunci gulai nangka yang enak terletak pada dua hal: perebusan awal yang membuang getah, dan penumisan bumbu sampai benar-benar matang sebelum santan dituang. Dua langkah itu menentukan apakah kuah santan nanti gurih menyatu atau justru pecah saat mendidih.

Resep ini memakai 500 gram nangka muda yang dipotong sedang, dipadukan 800 ml santan dari satu butir kelapa. Untuk bumbu, ada 6 siung bawang merah, 4 siung bawang putih, 5 cabai merah keriting, 3 butir kemiri, 2 cm kunyit, 2 cm jahe, dan 1 sendok teh ketumbar bubuk.

Bahan Utama dan Bumbu Halus

Sebelum menyalakan kompor, siapkan dulu seluruh bahan agar proses memasak tidak terputus di tengah jalan.

  • Bahan utama: 500 gram nangka muda potong sedang, 800 ml santan dari 1 butir kelapa, dan 2 lembar daun salam
  • Bumbu halus: 6 siung bawang merah, 4 siung bawang putih, 5 cabai merah keriting, 3 butir kemiri, 2 cm kunyit, 2 cm jahe, 1 sendok teh ketumbar bubuk
  • Bumbu penyedap: 1 batang sereh memarkan, 2 cm lengkuas memarkan, 2 lembar daun jeruk, garam, gula pasir, dan kaldu bubuk secukupnya

Mengapa Nangka Harus Direbus Dua Kali

Potongan nangka muda direbus dalam air mendidih sampai agak empuk. Perebusan ini berfungsi menghilangkan getah yang membuat rasa pahit dan tekstur lengket.

Setelah diangkat, buang air rebusan pertama lalu tiriskan nangka. Langkah ini sering dilewatkan pemasak pemula, padahal getah yang tersisa bisa merusak cita rasa kuah santan.

Cara Menumis Bumbu agar Santan Tidak Pecah

Panaskan sedikit minyak dalam wajan, lalu tumis bumbu halus bersama sereh, lengkuas, daun salam, dan daun jeruk. Tumis sampai wangi dan benar-benar matang, bukan sekadar berubah warna.

Bumbu yang belum matang sempurna menyimpan kandungan air yang bisa memicu santan pecah saat direbus. Karena itu, jangan buru-buru menuang santan sebelum aroma rempah keluar tajam.

Memasukkan Santan dan Nangka

Setelah bumbu matang, tuang santan sambil diaduk perlahan agar tidak menggumpal. Masukkan kembali potongan nangka yang sudah ditiriskan, lalu masak dengan api kecil.

Aduk sesekali supaya santan tidak berpisah. Kecilkan api begitu kuah mulai mendidih, karena panas berlebih membuat santan berminyak dan kuahnya tidak lagi menyatu.

Bumbui dan Koreksi Rasa

Tambahkan garam, gula pasir, dan kaldu bubuk secukupnya. Cicipi kuah di akhir proses, karena rasa bumbu biasanya baru terasa utuh setelah santan menyusut sedikit.

Warna kemerahan pada gulai berasal dari cabai merah keriting dan kunyit yang dihaluskan. Kalau ingin kuah lebih pekat, biarkan masakan mendidih lebih lama dengan api kecil sambil sesekali diaduk.

Kapan Gulai Nangka Dianggap Matang

Gulai siap diangkat ketika nangka sudah empuk saat ditusuk, tetapi masih menyisakan sedikit kekenyalan. Tekstur inilah yang membedakan gulai rumahan dari nangka yang terlalu lembek karena terlalu lama direbus.

Sajikan gulai nangka hangat sebagai pelengkap nasi bersama lauk lain. Hidangan ini paling pas dimakan siang hari, terutama jika kuahnya masih beruap dan bumbunya baru meresap ke serat nangka.

Follow jambitime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jambiindependent.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks