JAMBI — Google resmi memperkenalkan dua jenjang langganan untuk aplikasi Gemini, yaitu AI Plus dan AI Pro, yang memberikan peningkatan kapasitas dan fitur dibandingkan akun gratis. Paket AI Plus dibanderol US$4,99 per bulan (sekitar Rp82.000), sementara AI Pro seharga US$19,99 per bulan (sekitar Rp330.000). Keduanya menawarkan solusi bagi pengguna yang membutuhkan asisten AI dengan daya proses lebih besar dan kemampuan personalisasi yang lebih dalam.
Batasan Pemakaian: Kuota Komputasi dan Kapasitas Baca File
Sejak Mei lalu, Gemini beralih ke sistem batasan berbasis komputasi (compute-based limits). Pengguna gratis mendapat "batas standar" yang dapat dipantau di laman gemini.google.com/usage. Batas ini memperhitungkan kompleksitas perintah, model yang digunakan, dan panjang percakapan. Batas tersebut di-reset setiap lima jam hingga mencapai batas mingguan.
Dengan berlangganan AI Plus, pengguna mendapat batas "dua kali lipat dari standar". Sementara AI Pro menawarkan "empat kali lipat dari standar". Faktor krusial lainnya adalah context window atau kapasitas baca file. Akun gratis hanya mampu memproses 32.000 token (setara 50 halaman teks). AI Plus meningkatkannya menjadi 128.000 token, sedangkan AI Pro mampu membaca hingga 1 juta token atau 1.500 halaman teks (30.000 baris kode).
Kapasitas ini berdampak langsung pada unggahan file. Pengguna gratis hanya bisa mengunggah video maksimal 5 menit, sementara AI Pro memperpanjangnya hingga 1 jam. Untuk file audio, durasi naik dari 10 menit menjadi 3 jam. Fitur unggah kode juga hanya tersedia untuk pelanggan berbayar.
Personalisasi Harian: Daily Brief dan Memori AI
Fitur yang membutuhkan langganan AI Plus adalah Daily Brief, yang menyajikan pembaruan proaktif setiap pagi. Fitur ini terbagi menjadi dua bagian: "Top of mind" yang menampilkan item mendesak dari Gmail, Kalender, dan riwayat chat Gemini, serta "Looking ahead" yang fokus pada tujuan jangka panjang pengguna, lengkap dengan saran langkah selanjutnya yang dihasilkan dari data Personal Intelligence.
Fitur Personal Intelligence lainnya seperti Memori dan Instruksi untuk Gemini tetap tersedia untuk semua pengguna. Namun, untuk mengaktifkan Daily Brief yang terintegrasi dengan data pribadi, langganan AI Plus menjadi syarat mutlak.
Generasi Gambar dan Video: Akses ke Model Pro
Pengguna gratis tetap bisa menghasilkan gambar menggunakan model Nano Banana 2 (Gemini 3.1 Flash Image). Namun, pelanggan berbayar mendapatkan akses ke model Nano Banana Pro (Gemini 3 Pro Image) yang memungkinkan pembuatan ulang (redo) gambar dengan kualitas lebih tinggi. Sementara itu, fitur generasi video menggunakan Gemini Omni untuk pengeditan percakapan (conversational editing) hanya tersedia untuk pelanggan AI Plus atau AI Pro.
Fitur Eksklusif: Notebook dan Aksi Terjadwal
Fitur Notebook untuk mengorganisir proyek dan obrolan juga mendapat peningkatan. Pengguna gratis dapat membuat 100 notebook dengan masing-masing 50 sumber. AI Plus menggandakannya menjadi 200 notebook dengan 100 sumber, sementara AI Pro menawarkan 500 notebook dengan 300 sumber per notebook.
Fitur Scheduled Actions atau aksi terjadwal menjadi salah satu andalan eksklusif pelanggan. Fitur ini memungkinkan perintah berjalan otomatis pada waktu atau kondisi tertentu, dengan batas 10 aksi sekaligus. Contoh penggunaannya meliputi ringkasan harian dari kalender dan email, pelacakan topik harian, laporan pasar saham dan kripto, ramalan cuaca dengan rekomendasi pakaian, kuis harian untuk belajar, hingga ringkasan berita kafe dan restoran baru setiap akhir pekan.
Dengan berbagai peningkatan ini, Google AI Plus dan AI Pro jelas menyasar pengguna yang memiliki kebutuhan komputasi tinggi dan menginginkan asisten AI yang lebih personal. Bagi pengguna yang hanya sesekali menggunakan Gemini untuk tugas ringan, akun gratis mungkin masih mencukupi. Namun, bagi profesional, pelajar, atau pengembang yang sering bekerja dengan dokumen besar dan membutuhkan otomatisasi harian, paket berbayar ini menawarkan nilai tambah yang signifikan.