JAKARTA — Pemerintah memastikan harga minyak goreng rakyat Minyakita akan naik dalam satu hingga dua pekan ke depan. Keputusan ini diambil setelah Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menggelar rapat koordinasi tingkat menteri bidang pangan di kantor Kemendag, Jakarta, Kamis (4/6).
Kenaikan HET Dipicu Harga CPO dan TBS yang Berfluktuasi
Mendag Budi Santoso menyebut keputusan menaikkan HET Minyakita didasarkan pada perkembangan harga CPO yang belakangan naik. Selain itu, pemerintah juga memantau harga tandan buah segar (TBS) yang sempat turun.
"Hari ini kita menyepakati akan menaikkan harga eceran tertinggi untuk Minyakita," ujar Budi usai rapat koordinasi di Jakarta.
Meski keputusan menaikkan harga sudah bulat, nominal HET baru belum ditetapkan. Budi mengatakan angka pastinya masih akan dibahas antar kementerian dan lembaga setelah harga CPO dan TBS dinilai cukup stabil.
Mentan Amran: Baru Pulang Haji, Segera Rapat dengan Mendag
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman mengaku baru masuk kantor usai menunaikan ibadah haji. Ia menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Mendag Budi Santoso untuk membahas kebijakan ini.
"Nanti akan koordinasi dengan Pak Mendag, aku lapor Pak Menko," kata Amran ditemui usai Rapat Koordinasi Pembahasan Pengembangan dan Upaya Stabilisasi Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit di Jakarta, Senin.
Amran juga akan melaporkan hasil pembahasan harga dan kebijakan Minyakita kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan untuk mendapatkan arahan lebih lanjut. Ia menilai harga CPO saat ini seharusnya dalam kondisi baik, namun tetap perlu pembahasan lintas kementerian.
"Harusnya sekarang ini harga CPO kita baik-baik saja. Nanti aku koordinasi (kepada) Menteri Perdagangan, kemudian lapor Pak Menko," ujar Amran singkat.
Berapa HET Minyakita Saat Ini?
Saat ini HET Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Penyesuaian harga murni didorong oleh faktor kenaikan harga bahan baku CPO dan biaya produksi yang mempengaruhi perhitungan keekonomian produk minyak goreng rakyat tersebut.
Mendag Budi menargetkan HET baru dapat ditetapkan dalam waktu satu hingga dua pekan ke depan. Pemerintah masih menunggu harga CPO dan TBS bergerak lebih stabil sebelum angka final diumumkan.