Pencarian

Dirut Bulog Pastikan Harga Ekspor Beras ke Malaysia di Atas HET Domestik, Kunjungan ke Sarawak Setelah Idul Adha

Sabtu, 30 Mei 2026 • 14:49:01 WIB
Dirut Bulog Pastikan Harga Ekspor Beras ke Malaysia di Atas HET Domestik, Kunjungan ke Sarawak Setelah Idul Adha
Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan harga ekspor beras ke Malaysia di atas HET domestik.

JAKARTA — Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan harga ekspor beras Indonesia ke Malaysia akan berada di atas harga eceran tertinggi (HET) domestik. Keputusan ini mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto agar ekspor beras memberikan keuntungan bagi petani dan meningkatkan penerimaan negara. Rizal menyebutkan potensi harga ekspor bisa lebih tinggi dari penawaran awal Malaysia yang berkisar Rp16.000 per kilogram.

Arahan Presiden: Harga Ekspor Harus Untungkan Petani

"Karena sesuai arahan Bapak Presiden (Prabowo Subianto) kemarin harga yang kita ekspor harus menguntungkan untuk petani, untuk bangsa dan negara kita," kata Rizal usai pemotongan hewan kurban di Jakarta, Jumat.

Ia menegaskan bahwa harga ekspor tidak boleh lebih rendah dari HET domestik. Saat ini, HET beras premium berdasarkan regulasi zonasi Badan Pangan Nasional berada pada kisaran Rp14.900 hingga Rp15.800 per kilogram, menyesuaikan wilayah penjualan di berbagai daerah Indonesia.

Kunjungan ke Sarawak: Memastikan Jumlah dan Harga Final

Bulog bersama tim dari Kementerian Pertanian berencana melakukan kunjungan ke Sarawak, Malaysia, setelah momentum Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kunjungan ini bertujuan untuk membahas rencana ekspor beras secara lebih detail.

"Rencana habis Idul Adha ini dalam waktu dekat kami akan ke Sarawak Insya Allah dengan tim dari Kementerian Pertanian untuk sekaligus memastikan berapa jumlahnya dan berapa harga fiksnya," ucap Rizal.

Skema Pengiriman: Pelabuhan ke Pelabuhan atau Langsung di Priok?

Pembahasan teknis juga akan mencakup mekanisme pengiriman beras. Dua opsi yang dipertimbangkan adalah skema pelabuhan ke pelabuhan (port to port) atau pembelian langsung di Pelabuhan Priok Jakarta. Keputusan mekanisme ini akan dibahas lebih lanjut bersama pihak Malaysia agar proses ekspor berjalan efektif dan memberikan keuntungan optimal bagi kedua belah pihak.

Diskusi Internal Sebelum Harga Final Ditentukan

Meski begitu, Rizal menyebut Bulog masih akan berdiskusi dengan jajarannya, terutama direktur pemasaran, serta Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman. Langkah ini dilakukan untuk menentukan harga terbaik sebelum pelaksanaan ekspor beras ke Malaysia secara resmi.

"Ini untuk minta petunjuk yang terbaik seperti apa," beber Rizal.

Optimisme Bulog: Memperkuat Posisi Indonesia di Pasar Regional

Bulog optimistis rencana ekspor beras ini dapat memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan pangan regional. Selain itu, langkah ini dinilai membuka peluang peningkatan nilai tambah sektor pertanian dan perekonomian nasional.

Sebelumnya, dalam peluncuran 1.061 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5), Presiden Prabowo Subianto sempat menyinggung langsung kesiapan Bulog. Di tengah pidatonya, Presiden tiba-tiba memanggil Dirut Bulog yang berada di bawah panggung dan mengingatkan agar beras Indonesia tidak dijual terlalu murah saat masuk pasar ekspor.

Bagikan
Sumber: jambi.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks