JAMBI — Pisang goreng termasuk camilan yang akrab di meja keluarga Indonesia. Variasi dengan taburan wijen hitam memberi sensasi rasa lebih gurih sekaligus tampilan yang sedikit berbeda dari biasanya.
Kunci kelezatannya ada pada perpaduan pisang matang alami dan balutan tepung yang krispi. Biji wijen hitam yang ditaburkan di permukaan adonan menambah aroma panggang yang khas.
Untuk membuat satu porsi camilan keluarga, siapkan bahan utama dan baluran berikut:
Campuran tepung terigu dan tepung beras membuat lapisan luar lebih renyah dan tidak cepat melembek. Tepung beras memberi struktur yang lebih ringan setelah digoreng.
Wijen hitam berperan sebagai penambah aroma dan tekstur. Bijinya kecil, mudah menempel pada adonan basah, dan tetap renyah setelah matang.
Campur tepung terigu, tepung beras, gula pasir, dan garam halus dalam satu wadah. Tuang air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan licin dan tidak bergerindil.
Masukkan biji wijen hitam ke dalam adonan, aduk rata. Celupkan potongan pisang ke adonan, lalu goreng dalam minyak panas hingga kuning keemasan.
Angkat dan tiriskan. Taburi sisa wijen di atasnya selagi hangat agar menempel sempurna. Sajikan bersama kopi atau teh.
Gunakan pisang yang benar-benar matang agar rasa manisnya alami. Minyak harus panas merata sebelum pisang masuk, supaya adonan tidak menyerap terlalu banyak minyak.
Jangan menggoreng terlalu banyak sekaligus. Suhu minyak akan turun dan lapisan tepung jadi kurang garing. Goreng dua hingga tiga potong per batch.