KOTA JAMBI — Pengarahan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, diikuti siswa kelas 9 yang datang dengan seragam putih biru. Pihak madrasah mewajibkan seragam resmi demi menjaga ketertiban selama sesi berlangsung.
Antusiasme peserta terlihat dari kesungguhan mengikuti setiap sesi. Siswa tidak hanya mendengarkan paparan, tetapi juga diberi ruang berkonsultasi soal pilihan sekolah lanjutan.
Pengarahan membedah dua pokok bahasan utama. Pertama, strategi persiapan masuk sekolah atau madrasah favorit. Kedua, arahan teknis jalur pendaftaran SMA, SMK, dan MA lanjutan.
Penjelasan disampaikan bertahap agar siswa memahami setiap tahapan seleksi. Mulai dari pemenuhan syarat administrasi, alur pendaftaran daring, hingga tenggat waktu yang sering jadi titik rawan.
Kelengkapan dokumen menjadi sorotan khusus. Siswa diminta menyiapkan berkas jauh hari supaya tidak tersandung masalah teknis di detik akhir.
Sesi ini juga jadi forum tanya jawab antara pihak madrasah dan siswa. Tujuannya memastikan tidak ada informasi keliru soal proses pendaftaran yang dinilai rumit dan kompetitif.
Bagi siswa yang masih bimbang memilih sekolah, madrasah memberi perhatian tersendiri. Mereka didorong berkonsultasi langsung agar mendapat gambaran soal potensi dan peluang masing-masing.
Pendampingan semacam ini diharapkan membuat siswa lebih siap secara fisik maupun mental menghadapi persaingan masuk jenjang lanjutan.
Guru pendamping M. Hasbi memberikan motivasi kepada seluruh peserta. Ia berharap perjuangan dan kesiapan siswa tahun ini bisa mempertahankan jumlah kelulusan di MAN IC dan SMA Titian Teras.
Harapan lebih jauh, capaian itu melampaui tahun-tahun sebelumnya. Khusus siswa yang menargetkan SMA Taruna Nusantara, dorongan serupa juga disampaikan.
Kegiatan ditutup dengan apresiasi pihak madrasah atas perhatian dan semangat para siswa. Sinergi antara arahan madrasah dan tekad peserta diharapkan mengantar mereka ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.