Pertamina Patra Niaga Atur Pasokan BBM Bondowoso, Konsumsi Pertalite Naik 20 Persen

Penulis: Ahmad Syukri  •  Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:06:01 WIB
Antrean kendaraan mengisi BBM di SPBU Bondowoso menyusul kenaikan konsumsi Pertalite 16–20 persen.

JAMBI — PT Pertamina Patra Niaga menyesuaikan pasokan BBM di Bondowoso, Jawa Timur, setelah konsumsi Pertalite di wilayah itu melonjak 16–20 persen dari kondisi normal. Lonjakan dipicu bertambahnya aktivitas warga dan peralihan konsumen dari BBM nonsubsidi ke subsidi, sementara perbaikan dermaga Ketapang–Banyuwangi memperlambat pengiriman.

Paragraf pembuka: Penyesuaian dilakukan dengan memprioritaskan SPBU yang kebutuhannya melonjak, mengoptimalkan pasokan dari terminal terdekat, serta menyiagakan armada mobil tangki. VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menyatakan perusahaan memantau perkembangan kebutuhan energi dan mengevaluasi kondisi lapangan sebelum menentukan langkah penanganan.

Antrean di SPBU dan Pemicunya

Antrean kendaraan muncul di sejumlah SPBU Bondowoso dalam beberapa waktu terakhir. Selain kenaikan konsumsi Pertalite, kepadatan lalu lintas di jalur Ketapang–Banyuwangi ikut menjadi tantangan tersendiri.

Pekerjaan perbaikan dermaga di kawasan itu membuat waktu tempuh armada tangki lebih lama. Dampaknya, ketepatan jadwal pengiriman BBM ke lembaga penyalur jadi lebih sulit dijaga.

Pertamina Patra Niaga menyebut dua terminal utama menjadi tumpuan pasokan wilayah ini: Integrated Terminal Tanjungwangi dan IT Surabaya. Koordinasi dengan keduanya diperkuat agar pengiriman tetap lancar.

Pengawasan Penyaluran dan QR Code

Di sisi pengawasan, Pertamina Patra Niaga memperketat penyaluran BBM di lembaga penyalur. Penerapan QR Code dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Perusahaan juga mengantisipasi pembelian berulang yang terindikasi untuk dijual kembali dengan harga tinggi. Langkah ini bertujuan menjaga penyaluran BBM tetap tertib dan tepat sasaran.

"Pertamina Patra Niaga terus memperkuat koordinasi dan melakukan evaluasi secara berkala untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi," ujar Kitty.

Ia menambahkan, setiap dinamika di lapangan menjadi dasar penentuan langkah penanganan, dengan mengedepankan keandalan layanan dan kepentingan masyarakat.

Imbauan ke Warga Bondowoso

Masyarakat diminta tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pembelian berlebihan justru memperbesar risiko kelangkaan dan memperparah antrean.

Pertamina Patra Niaga juga mengajak warga berperan aktif menjaga penyaluran BBM sesuai peruntukannya. Informasi resmi dapat diakses melalui kanal komunikasi Pertamina.

Jika ada keluhan terkait layanan atau penyaluran BBM, masyarakat bisa menghubungi Pertamina Contact Center 135.

Penutup: Bagi warga Bondowoso, kelancaran pasokan BBM bergantung pada dua hal sekaligus: kesiapan infrastruktur distribusi dan pola konsumsi yang tertib. Penyesuaian suplai yang dilakukan Pertamina Patra Niaga menjadi respons jangka pendek, sementara perbaikan dermaga Ketapang–Banyuwangi akan menentukan seberapa cepat tekanan distribusi mereda.

Reporter: Ahmad Syukri
Sumber: ekonomi.republika.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top