JAMBI — Jagung manis yang dikukus hingga empuk dan kuning mengkilap menjadi dasar pembuatan jasuke, singkatan dari jagung, susu, dan keju. Perpaduan bulir jagung yang renyah dan hangat dengan lelehan keju gurih serta manisnya susu kental manis membuat sajian ini disukai berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Jasuke termasuk camilan yang tidak membutuhkan peralatan dapur rumit. Bahan-bahannya pun mudah ditemukan di warung atau pasar tradisional sekitar rumah.
Sebelum mulai memasak, siapkan empat bahan berikut agar proses pembuatan berjalan lancar. Takaran susu kental manis bisa disesuaikan dengan tingkat kemanisan yang diinginkan.
Panaskan kukusan terlebih dahulu, lalu masukkan jagung manis yang sudah dipipil. Kukus selama 10–15 menit hingga bulir jagung matang, empuk, dan warnanya terlihat kuning mengkilap.
Jagung yang dipipil langsung dari bonggolnya cenderung lebih manis dibanding jagung yang sudah lama disimpan. Pastikan kukusan sudah beruap banyak sebelum jagung dimasukkan supaya matangnya merata.
Jagung manis tumbuh baik di sejumlah daerah di Provinsi Jambi, sehingga bahan baku camilan ini mudah didapat dengan harga terjangkau. Kondisi itu membuat jasuke kerap dijajakan di depan sekolah, pasar, hingga lapangan kampung.
Sajian ini juga bisa dinikmati hangat maupun dingin. Sebagian penjual menambahkan es serut atau susu dingin supaya sensasi manis dan lumer terasa lebih segar, terutama saat cuaca siang terik.
Setelah jagung matang, campurkan margarin atau mentega selagi jagung masih panas agar meleleh merata. Tambahkan susu kental manis putih sesuai selera, lalu taburi keju parut di atasnya.
Untuk hasil yang lebih creamy, tambahkan satu sendok makan keju oles cair sebelum penyajian. Aduk perlahan supaya keju dan susu tercampur rata tanpa merusak tekstur bulir jagung.
Camilan ini paling nikmat disantap langsung setelah dibuat, saat jagung masih hangat dan keju belum mengeras. Sisa jagung kukus bisa disimpan di wadah tertutup dalam lemari pendingin untuk diolah kembali keesokan hari.