JAMBI — Atlet Pelatnas PBSI menerima hadiah jam tangan produksi dalam negeri merek Regan Harney dalam acara tasyakuran di Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (7/10/2026). Pemberian apresiasi ini mencuat setelah selebrasi Alwi Farhan dan rekan-rekan yang menunjuk pergelangan tangan saat menerima medali Asian Games Aichi-Nagoya 2026 ramai dikaitkan warganet dengan jam tangan mewah Rolex.
Acara Tasyakuran Pencapaian Tim Bulutangkis di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 digelar di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur. Hadiah jam tangan lokal tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan produsen dalam negeri terhadap perjuangan para atlet di ajang multievent empat tahunan itu.
Selebrasi menunjuk pergelangan tangan yang dilakukan Alwi Farhan dan rekan-rekannya sempat menjadi perbincangan di media sosial. Warganet ketika itu mengaitkannya dengan jam tangan mewah Rolex, merek yang sebelumnya diberikan Presiden Prabowo Subianto kepada jajaran Timnas Indonesia usai memastikan tempat di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Ketua Umum PP PBSI, M Fadil Imran, menegaskan pemberian jam tangan tersebut murni bentuk apresiasi dari produsen yang ingin mendukung para atlet berprestasi. Menurutnya, PBSI tidak membatasi pihak mana pun yang berniat memberikan penghargaan.
"Ada yang mau ngasih? Kalau ada lagi yang mau ngasih, kenapa tidak?" ujar Fadil kepada awak media di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur pada Rabu (7/10/2026).
Fadil menambahkan, dukungan dari produsen lokal juga menjadi wujud apresiasi terhadap perjuangan para pebulu tangkis Indonesia. Ia menyebut pihaknya terbuka terhadap berbagai bentuk penghargaan selama tujuannya mendukung prestasi atlet.
"Jadi, kebetulan ada yang mengapresiasi produk jam tangan dalam negeri. Dia ingin memberikan apresiasi kepada anak-anak, ya kita persilakan," tuturnya.
Tim bulutangkis Indonesia mengakhiri Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan torehan dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu. Prestasi itu diraih dari nomor beregu maupun perorangan.
Alwi Farhan sebelumnya menyampaikan pandangannya soal penghargaan bagi atlet Indonesia yang berprestasi. Ia menilai setiap atlet yang memberi kontribusi untuk Merah Putih layak memperoleh apresiasi yang setara, tanpa memandang cabang olahraga.
"Pastinya kita semua atlet Indonesia layak diapresiasi, tanpa menyudutkan siapa dari cabang olahraga apa pun. Siapa yang memberikan prestasi yang terbaik di Indonesia dan menurut saya itu yang layak mendapatkan hal yang sama," kata Alwi setibanya dari Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis 1 Oktober 2026.
Pernyataan Alwi itu muncul sebelum acara tasyakuran di Pelatnas PBSI digelar. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah unit jam tangan yang diserahkan maupun nilai produk yang diberikan kepada para atlet dan pelatih.