Purbaya Pilih Pancing Ikan di Kolam Rumah Usai Dicopot dari Menkeu

Penulis: Faisal Zuber  •  Selasa, 15 September 2026 | 11:33:31 WIB
Purbaya hadir di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, untuk mengikuti serah terima jabatan kepada Suahasil Nazara, Selasa (15/9).

JAMBI — Kedatangan Purbaya ke kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (15/9), bukan untuk bekerja seperti hari biasa. Ia hadir hanya untuk mengikuti acara serah terima jabatan menteri keuangan kepada penggantinya, Suahasil Nazara.

Saat ditanya awak media soal rencananya setelah tak lagi menjabat, pria yang menjabat Menkeu periode 2025-2026 itu menjawab singkat sambil tersenyum lebar.

"Mancing di belakang rumah," ujar Purbaya.

Kolam di Belakang Rumah Jadi Alasan

Purbaya menambahkan di belakang rumahnya terdapat kolam yang berisi banyak ikan. Ia menyebut hal itu sebagai alasan mengapa memancing menjadi pilihan aktivitasnya usai lengser dari kabinet.

"Ada kolam. Ikan banyak," ujar Purbaya.

Ketika ditanya apakah akan kembali berprofesi sebagai ekonom setelah tak lagi menjabat, ia justru mengaku ingin pensiun. "Pensiun lah," katanya.

Suahasil Nazara Gantikan Purbaya di Kursi Menkeu

Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya dari posisi Menteri Keuangan dan menunjuk Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara sebagai penggantinya pada Senin (14/9). Pergantian tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden RI Nomor 97P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam Sisa Masa Jabatan Periode 2024-2029.

Suahasil bukan nama baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Sebelumnya ia menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan mendampingi Purbaya, sehingga transisi di tubuh kementerian berjalan tanpa jeda kekosongan kepemimpinan.

Apa Artinya bagi Pasar dan Pelaku Usaha

Pergantian orang nomor satu di Kementerian Keuangan menjadi perhatian pelaku pasar, terutama karena kementerian ini memegang kendali fiskal negara, mulai dari penyusunan APBN, kebijakan perpajakan, hingga pengelolaan utang dan penerbitan Surat Berharga Negara (SBN).

Bagi investor obligasi, kesinambungan arah kebijakan fiskal menjadi faktor utama yang dipantau. Suahasil yang sebelumnya mendampingi Purbaya diyakini akan meneruskan program yang sudah berjalan, termasuk upaya menjaga defisit anggaran dan mendorong penerimaan negara.

Pelaku usaha menantikan kejelasan arah kebijakan lanjutan, khususnya terkait insentif fiskal dan realisasi belanja pemerintah yang menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi. Sinyal awal dari Menteri Keuangan baru akan menjadi acuan dalam beberapa pekan ke depan.

Investasi mengandung risiko.

Reporter: Faisal Zuber
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top