JAMBI — Pemilik mobil sering hanya fokus pada waktu penggantian oli, padahal spesifikasi pelumas yang dipakai sama pentingnya. Mulianto mengingatkan bahwa buku manual kendaraan sudah memuat rekomendasi resmi soal oli yang dibutuhkan mesin.
"Kami selalu mengimbau konsumen untuk tidak hanya memperhatikan waktu penggantian oli, tetapi juga memahami spesifikasi pelumas yang digunakan. Dengan memilih oli yang tepat dan menggantinya secara berkala sesuai rekomendasi buku manual kendaraan, performa mesin dapat tetap terjaga dan memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman," kata Mulianto, dikutip Kamis (10/9/2026).
Di buku manual kendaraan, biasanya ada bagian bertajuk "Pemilihan oli mesin". Di situ tercantum spesifikasi oli yang dibutuhkan, umumnya ditandai kode SAE (kekentalan) dan API Service, yakni standar kualitas dan performa oli mesin yang dikeluarkan American Petroleum Institute.
Angka sebelum huruf W (0W, 5W, atau 15W) menunjukkan kemampuan oli saat start mesin dalam kondisi dingin. Semakin rendah angkanya, semakin mudah mesin dinyalakan pada cuaca dingin.
Sementara angka setelah huruf W menunjukkan viskositas oli pada temperatur tinggi. Oli dengan angka lebih tinggi biasanya lebih cocok untuk kendaraan yang sering dioperasikan pada kecepatan tinggi atau di bawah beban berat.
Pertamina Lubricants menyediakan beberapa pilihan yang bisa disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan. Untuk mobil low cost green car (LCGC), ada Fastron Ecogreen dengan viskositas 0W-20 dan 5W-30.
Sedangkan untuk mesin diesel, tersedia Fastron Diesel dengan pilihan kekentalan 5W-30 dan 15W-30. Pemilik mobil tinggal menyesuaikan pilihan spesifikasi oli dengan yang direkomendasikan di buku manual kendaraan.
Mulianto menekankan setiap kendaraan punya kebutuhan oli yang berbeda. Oli yang terlalu kental maupun terlalu encer dapat mempengaruhi performa pelumasan apabila tidak sesuai karakteristik mesin.
"Setiap kendaraan memiliki kebutuhan spesifikasi oli yang berbeda. Oli yang terlalu kental maupun terlalu encer dapat mempengaruhi performa pelumasan apabila tidak sesuai dengan karakteristik mesin. Karena itu, yang terpenting adalah menggunakan oli dengan spesifikasi yang direkomendasikan oleh pabrikan kendaraan," jelasnya.
Selain oli, pemilihan bahan bakar perlu disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan agar mesin mobil tetap sehat. Di buku manual biasanya ada tabel bertajuk "Bahan Bakar" yang mencantumkan jenis bahan bakar dan angka oktan yang direkomendasikan.
"Penggunaan BBM berkualitas yang sesuai dengan spesifikasi mesin dan rekomendasi pabrikan juga menjadi bagian penting dalam menjaga kinerja kendaraan secara optimal. Gunakan BBM berkualitas yang sesuai dengan spesifikasi mesin dan rekomendasi buku manual kendaraan untuk menjaga performa mesin," ucap Mulianto.