Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Tembesi Sarolangun, Jarak 9,8 Km dari Lokasi Hilang

Penulis: Syamsudin Rasyid  •  Selasa, 07 Juli 2026 | 07:49:22 WIB
Tim SAR gabungan menemukan bocah 8 tahun yang tenggelam di Sungai Tembesi setelah empat hari pencarian.

SAROLANGUN — Operasi pencarian bocah yang tenggelam di Sungai Tembesi berakhir duka. Muhammad Fajri Setiawan (8) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (6/7/2026) setelah empat hari tim gabungan menyisir aliran sungai.

Kapolsek Pauh Iptu Hans Simangunsong menjelaskan, korban pertama kali dilaporkan hilang pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, Fajri mandi di Sungai Tembesi bersama teman-temannya, lalu tiba-tiba terseret arus dan tenggelam.

Pencarian Diperluas dengan Tiga SRU

Setelah pencarian awal oleh warga dan Polsek Pauh, laporan resmi diteruskan ke Pos Pencarian dan Pertolongan Bungo pada Jumat (3/7/2026) pagi. Tim Rescue Pos SAR Bungo langsung bergerak menempuh jarak 198 kilometer menuju lokasi di Kelurahan Pauh, Kecamatan Pauh.

Pada hari keempat, operasi SAR diperluas dengan membagi tim menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 (Pos SAR Bungo) dan SRU 2 (BPBD Sarolangun) menyisir menggunakan perahu karet (Landing Craft Rubber/LCR) sejauh 12 km ke arah hilir. SRU 3 (Damkar Pauh) melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian perkara (LKP).

Ditemukan Mengapung di Bawah Cuaca Berawan

“Berbagai upaya dilakukan untuk menemukan korban, dan kita sempat melantunkan doa serta azan agar korban bisa ditemukan,” ujar Iptu Hans Simangunsong.

Tim akhirnya menemukan titik terang saat menyisir aliran sungai dalam kondisi cuaca berawan. Korban mengapung dalam keadaan meninggal dunia, berjarak sekitar 9,8 Km dari titik awal ia dilaporkan hilang. Jenazah langsung dievakuasi dan diserahkan ke rumah duka untuk proses persemayaman.

Sinergi Tujuh Personel dan Masyarakat

Keberhasilan operasi ini merupakan hasil sinergi di lapangan yang melibatkan 7 personel Rescue Pos SAR Bungo, personel Damkar Sarolangun, personel Polsek Pauh, personel Babinsa, personel BPBD Sarolangun, serta bantuan penuh dari masyarakat setempat.

“Alhamdulillah, korban dibawa ke rumah duka dan selanjutnya dilakukan pemakaman oleh pihak keluarga dan masyarakat Kelurahan Pauh,” pungkas Kapolsek.

Reporter: Syamsudin Rasyid
Sumber: bitnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top