Kecelakaan Maut di Thailand: 8 Biksu Tewas Ditabrak Mobil Dikemudikan Anak 11 Tahun di Mukdahan

Penulis: Zulkarnain Hamid  •  Jumat, 03 Juli 2026 | 19:56:01 WIB
Delapan biksu tewas dalam kecelakaan mobil di Mukdahan, Thailand.

MUKDAHAN — Peristiwa nahas itu bermula ketika sekelompok biksu yang terdiri dari 34 orang tengah melakukan perjalanan ziarah kaki dari Provinsi Mukdahan menuju Provinsi Ubon Ratchathani. Mereka berjalan di pinggir jalan di wilayah Mueang saat sebuah mobil bak terbuka tiba-tiba menabrak rombongan dari arah belakang.

Korban Tewas dan Luka Akibat Tabrakan

Otoritas setempat melaporkan bahwa lima orang biksu tewas seketika di tempat kejadian. Tiga biksu lainnya menyusul wafat saat dalam perawatan di rumah sakit. Selain korban jiwa, tujuh biksu lainnya dilaporkan menderita luka parah, sementara 20 orang lainnya selamat dengan luka ringan.

Anak di Bawah Umur Jadi Sopir, Bawa Mobil Ayah Tanpa Izin

Pihak kepolisian setempat mengungkapkan bahwa pengemudi mobil tersebut adalah seorang anak laki-laki berusia 11 tahun. Pelaku disebut membawa lari mobil bak terbuka milik ayahnya tanpa izin dan tengah dalam perjalanan menuju kota sebelum akhirnya menabrak rombongan biksu di tengah jalan.

Saksi Mata: Polisi Lalu Lintas Lihat Kerumunan Warga

Seorang polisi lalu lintas yang kebetulan melintas di lokasi kejadian setelah tabrakan terjadi melaporkan pemandangan memilukan. Ia melihat sejumlah biksu tergeletak terluka dan warga setempat mulai berkerumun membantu. Petugas tersebut segera berkoordinasi dengan kepolisian setempat, rumah sakit, dan regu penyelamat untuk memberikan pertolongan pertama kepada para korban.

Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan terkait insiden tabrakan maut tersebut masih terus berlangsung oleh otoritas Thailand. Belum ada pernyataan resmi mengenai langkah hukum terhadap anak di bawah umur yang menjadi pengemudi dalam kecelakaan ini.

Reporter: Zulkarnain Hamid
Sumber: jambi.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top