JAMBI — Setelah melalui periode sulit sepanjang 2025, data registrasi kendaraan baru dari beberapa negara Eropa memberikan secercah harapan bagi Tesla. Pada Juni 2026, Denmark mencatatkan pertumbuhan pendaftaran unit Tesla hingga 39 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Swedia bahkan menorehkan angka lebih impresif dengan lonjakan 56 persen secara year-on-year.
Meski angka registrasi mulai menghijau, tekanan kompetitif dari pabrikan asal China masih sangat terasa. Data dari European Automobile Manufacturers’ Association (ACEA) menunjukkan bahwa secara keseluruhan, pendaftaran kendaraan listrik di Eropa pada Mei 2026 tumbuh solid sebesar 39,1 persen. Sayangnya, pertumbuhan ini tidak dinikmati secara merata oleh semua pemain.
Chery, misalnya, berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualan lebih dari 200 persen. BYD juga tak kalah agresif dengan torehan pertumbuhan di atas 100 persen. Agresivitas ini kontras dengan strategi Tesla yang relatif jarang meluncurkan produk atau inovasi baru di periode yang sama.
Akibat persaingan ketat tersebut, pangsa pasar Tesla di Eropa sepanjang 2025 tercatat menyusut hingga setengahnya. Namun, angin segar mulai berembus pada Mei 2026. Penjualan Tesla pada bulan tersebut tercatat tumbuh 107,9 persen secara tahunan—sebuah pemulihan yang signifikan meski belum setinggi laju kompetitornya dari China.
Berkat kenaikan permintaan di beberapa wilayah utama, analis memproyeksikan Tesla akan membukukan pertumbuhan pengiriman unit sebesar 5 persen pada kuartal kedua tahun ini. Salah satu faktor yang disebut-sebut mendorong peningkatan permintaan adalah kenaikan harga bahan bakar minyak yang membuat konsumen Eropa kembali melirik kendaraan listrik.
Namun, pemulihan ini belum merata di seluruh Eropa. ACEA mencatat sejumlah negara justru mengalami penurunan registrasi Tesla yang cukup dalam. Norwegia menjadi contoh paling mencolok, di mana pendaftaran unit Tesla pada Juni 2026 ambles hingga 43 persen. Angka ini menunjukkan bahwa mesin pemulihan Tesla masih tersendat di pasar-pasar tertentu.
Secara umum, pasar otomotif Eropa dan sekitarnya (termasuk Inggris serta kawasan EFTA) pada Mei 2026 tumbuh 3,6 persen secara tahunan. Secara kumulatif sejak awal tahun, pertumbuhan mencapai 4,5 persen. Pertumbuhan ini sebagian besar ditopang oleh segmen kendaraan listrik yang didominasi oleh merek-merek China.