JAMBI — Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Mapolresta Jambi saat upacara korps rapor periode 1 Juli digelar, Selasa lalu. Ratusan personel Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menerima penyematan tanda kepangkatan baru yang lebih tinggi dari tangan orang-orang tercinta.
Prosesi yang dipimpin Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar itu dihadiri Wakapolda Brigjen Pol Benny Ali dan Irwasda Kombes Pol Jannus Parlindungan Siregar. Para Pejabat Utama Polda Jambi serta Ketua Bhayangkari Daerah Jambi turut hadir menyaksikan momen tersebut.
Yang membuat upacara ini berbeda dari biasanya adalah keterlibatan para istri, suami, dan anak-anak dalam proses pemasangan tanda kepangkatan. Mereka melakukannya serentak di tengah lapangan sebagai simbol nyata sumbangsih keluarga dalam mendukung karier anggota Polri.
Tanpa sokongan moral dan kesabaran dari lingkungan rumah, kata Kapolda, tugas pengabdian tidak akan berjalan optimal. Momen penyematan oleh orang terdekat menjadi pengingat bahwa di balik ketangguhan seorang polisi, selalu ada sistem pendukung dari keharmonisan rumah tangga.
Kapolda Jambi menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar hadiah gratis yang diterima begitu saja. Ia menyebut pencapaian ini merupakan akumulasi kerja keras, kedisiplinan tinggi, dan loyalitas tanpa batas dari setiap personel.
"Kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan tanda kepangkatan di pundak, tetapi merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui peningkatan profesionalisme, integritas, disiplin, dan kualitas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Krisno dalam sambutannya.
Di balik euforia kebahagiaan, jenderal bintang dua itu mengingatkan adanya konsekuensi hukum dan moral yang melekat. Beban kerja serta tanggung jawab yang dipikul akan semakin berlipat ganda dalam melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.
Kapolda mengajak seluruh jajaran tidak larut dalam euforia kenaikan pangkat. Ia meminta personel langsung tancap gas menjaga stabilitas keamanan daerah dan meningkatkan mutu pelayanan publik.
"Jadikan momentum ini sebagai penyemangat untuk terus memberikan pelayanan yang humanis, profesional, responsif, dan berkeadilan. Syukuri setiap pencapaian dengan tetap rendah hati, menjaga nama baik keluarga serta institusi, dan terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Provinsi Jambi," tegasnya.
Rangkaian acara ditutup dengan pembacaan doa syukur bersama dan sesi dokumentasi foto. Pihak keluarga bergantian memberikan buket bunga segar kepada para personel sebagai ungkapan rasa bangga. Kapolda juga memberikan apresiasi tinggi kepada para pendamping hidup yang setia menemani di kala suka maupun duka, yang dinilai menjadi pilar penting di balik kesuksesan performa anggota di lapangan.