Polda Jambi Gelar Doa Bersama Lintas Agama di HUT Bhayangkara ke-80, Komitmen Jaga Kerukunan Usai Geng Motor Resahkan Warga

Penulis: Ahmad Syukri  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 20:55:31 WIB
Kapolda Jambi bersama tokoh lintas agama menggelar doa bersama dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80.

JAMBI — Doa bersama lintas agama mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Jambi, Selasa (30/6/2026). Acara yang digelar di Aula Lantai III Gedung Siginjai Mapolda Jambi ini dihadiri oleh Kapolda Irjen Pol. Krisno H. Siregar, Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, serta jajaran Forkopimda dan tokoh agama.

Rangkaian acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan doa dari perwakilan berbagai agama. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kuatnya persatuan di tengah keberagaman masyarakat Jambi.

Komitmen Tindak Tegas Geng Motor

Di tengah suasana khidmat, Kapolda Jambi menyampaikan kabar penting terkait keamanan daerah. Dalam waktu dekat, Forkopimda Provinsi Jambi akan menyatakan komitmen bersama untuk menindak tegas aksi geng motor yang belakangan meresahkan warga.

Langkah ini disebut sebagai bentuk keseriusan seluruh unsur pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan. Kapolda menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan harmonis.

Refleksi di Usia ke-80 Bhayangkara

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 juga menjadi refleksi bagi Polda Jambi untuk terus membenahi kualitas pelayanan publik. Kapolda menegaskan bahwa Polri menjunjung tinggi nilai toleransi dan menghormati keberagaman agama, yang tercermin dari personel yang berasal dari berbagai latar belakang.

"Kegiatan ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi dan memperkuat semangat kebersamaan dalam keberagaman. Polda Jambi meyakini bahwa keamanan tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui doa, sinergi, toleransi, dan kolaborasi seluruh komponen masyarakat," ujar Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji.

Doa sebagai Simbol Persatuan

Pembacaan doa lintas agama menjadi puncak acara yang menyatukan perbedaan. Para pemuka agama dari berbagai keyakinan bergantian memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa, kelancaran tugas Polri, serta kedamaian di Provinsi Jambi.

Kapolda menambahkan bahwa doa bersama ini merupakan ikhtiar memohon keselamatan dan kedamaian. Di usia yang ke-80, Polri berkomitmen memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di Provinsi Jambi.

Reporter: Ahmad Syukri
Sumber: bitnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top