JAMBI — Gubernur Jambi Al Haris memimpin langsung peringatan 10 Muharram yang dikemas sebagai "Lebaran Yatim dan Disabilitas" di halaman Kantor Gubernur Jambi, Kamis (25/6/2026). Ribuan anak yatim dan penyandang disabilitas dari berbagai wilayah di Provinsi Jambi hadir dalam acara yang juga disiarkan secara virtual bersama Kementerian Agama RI.
Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa momentum 10 Muharram adalah hari rayanya anak yatim. "Hari ini adalah hari rayanya anak yatim. Mereka berhak merasakan kebahagiaan dan kasih sayang dari kita semua," ujarnya.
Melalui sambungan Zoom Meeting dengan Kemenag RI, Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan penghargaan khusus kepada Provinsi Jambi. Penghargaan itu diberikan karena Jambi dinilai mampu mengoordinasikan seluruh potensi lembaga untuk menyantuni anak yatim dan difabel yang terdata sebanyak 6.700 orang di seluruh provinsi.
"Kita sangat mengapresiasi apa yang disampaikan oleh Bapak Menteri. Kita tidak butuh pujian sebenarnya, tapi kebetulan Alhamdulillah Jambi mungkin melihat massanya banyak, diatur dengan baik, pak Kanwil koordinasinya bagus. Alhamdulillah pak Menteri memuji kita. Kita berharap tahun depan ini puncaknya di Jambi," kata Gubernur Al Haris menanggapi pujian tersebut.
Acara ini melibatkan berbagai pihak, antara lain Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jambi, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, Korpri, serta sejumlah lembaga lainnya. Hadir pula Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jambi Dr. H. Mahbub Daryanto, Ketua BAZNAS M. Amin, Ketua TP PKK Hj. Hesnidar Haris, dan Ketua MUI Provinsi Jambi Dr. H. Umar Yusuf.
Gubernur Al Haris menyebut bahwa kolaborasi ini sudah berlangsung lama dan tahun ini terasa berbeda. "Alhamdulillah hari ini agak beda dari tahun sebelumnya dimana Kementerian Agama mengadakan acara yang juga zoom dengan Kanwil Agama yang diberi nama Lebaran Yatim," tambahnya.
Tak hanya dari instansi pemerintah, dukungan juga datang dari pihak swasta. "Kita juga terima kasih kepada pemilik hotel dan restoran yang sudah menyumbangkan 3.000 nasi kotak untuk anak kita. Lalu OPD pejabat daerah juga menyumbangkan UMKM gratis, makan-makanan gerobak ini semua gratis diberikan kepada anak yatim kita," jelas Gubernur Al Haris.
Secara keseluruhan, data dari seluruh Kemenag di Provinsi Jambi mencatat ada sekitar 6.700 anak yatim dan difabel yang menerima santunan pada hari yang sama. Gubernur Al Haris menekankan bahwa tanggung jawab membahagiakan anak yatim adalah tugas bersama. "Karena anak yatim adalah anak-anak kita semua yang wajib kita santuni, kita bahagiakan, kita bantu mereka karena kitalah ayah mereka," pungkasnya.
Dengan semangat Muharram, Gubernur Al Haris berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan Jambi bisa menjadi tuan rumah puncak peringatan nasional tahun depan.