JAMBI — Kabar ini menjadi angin segar bagi skuad asal Italia tersebut. Dalam kurun waktu singkat, VR46 Racing telah menjelma menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan di kelas premier. Total empat kemenangan Grand Prix telah mereka kumpulkan, dengan tiga di antaranya diraih Marco Bezzecchi pada musim 2023 dan satu lagi oleh Fabio Di Giannantonio di Barcelona musim ini.
Valentino Rossi tak bisa menyembunyikan kebanggaannya. "Kami sangat senang dan bangga dapat melanjutkan petualangan MotoGP ini selama 5 tahun lagi. Dalam waktu yang relatif singkat, tim telah berkembang sangat pesat," ujar The Doctor dalam pernyataan resmi.
Rossi menekankan identitas tim yang kuat dan khas menjadi kunci. "Kami memang salah satu tim termuda di grid, tapi kami telah menunjukkan diri sebagai pesaing utama. Hal yang sama sudah kami buktikan di kelas bawah," tegasnya.
Perlu dicatat, akar kesuksesan VR46 sudah tertanam sejak 2014 saat mereka memasuki Kejuaraan Dunia di kelas Moto3. Satu-satunya gelar dunia yang pernah diraih justru datang dari kelas Moto2 pada 2018, dipersembahkan oleh Pecco Bagnaia—kini pembalap andalan Ducati Lenovo.
Perjanjian yang ditandatangani oleh MotoGP SEG bersama 11 tim ini bukan sekadar jaminan partisipasi. Rossi melihatnya sebagai langkah strategis untuk masa depan olahraga yang ia cintai. "Tujuan kami menjangkau lebih banyak penggemar di seluruh dunia dan menjadikan olahraga ini lebih spektakuler dan menarik," tambahnya.
Komitmen jangka panjang ini juga memberi stabilitas bagi VR46 untuk merencanakan pengembangan tim ke depannya. Rossi berjanji akan berbagi setiap momen tantangan ini dengan para penggemar yang mendukung dari berbagai penjuru dunia.
Sayangnya, musim depan tim VR46 harus kehilangan Fabio Di Giannantonio yang pindah ke tim pabrikan Red Bull KTM. Nasib Franco Morbidelli pun masih abu-abu—kelihatannya ia akan kehilangan tempat di MotoGP dan kemungkinan pindah haluan ke ajang Superbike.
Ducati telah bergerak cepat dengan memindahkan Fermin Aldeguer dari Gresini ke VR46 tahun depan. Satu kursi tersisa kabarnya akan diisi Nicolo Bulega yang saat ini berlaga di WSBK. Jika terealisasi, komposisi pembalap VR46 musim depan akan menjadi perpaduan antara talenta muda dan pengalaman dari ajang berbeda.