MERANGIN — Antrean warga mulai terlihat sejak pagi di lokasi kegiatan. Sebagian dari mereka duduk di kursi yang disediakan petugas Disdukcapil untuk menjalani proses perekaman data kependudukan. Sementara itu, warga lainnya memilih untuk langsung menuju tenda pemeriksaan kesehatan yang difasilitasi oleh PT SAL.
Bagi komunitas Suku Anak Dalam (SAD), memiliki KTP elektronik bukan sekadar urusan administrasi. Dokumen itu menjadi pintu masuk untuk mengakses berbagai hak sebagai warga negara, mulai dari program bantuan sosial, layanan pendidikan, hingga fasilitas kesehatan yang disediakan pemerintah.
Kepala Desa Mekar Jaya, Lasno, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang melibatkan Disdukcapil, PT SAL, dan KMB. "Kehadiran kegiatan seperti ini sangat membantu warga, terutama dalam mengurus administrasi kependudukan dan memperoleh layanan kesehatan," ujarnya.
Lasno menambahkan, selama ini warga desanya, khususnya komunitas SAD, kerap kesulitan menjangkau kantor Disdukcapil yang letaknya cukup jauh. Akibatnya, banyak dari mereka yang belum memiliki identitas kependudukan yang sah.
Kepala Bidang Catatan Sipil Disdukcapil Kabupaten Merangin, Sofya Rahman, mengakui bahwa tanpa dukungan pihak ketiga, jangkauan pelayanan mereka sangat terbatas. "Kami mengapresiasi dukungan dari PT Sari Aditya Loka yang telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan ini," kata dia.
"Kolaborasi seperti ini sangat membantu kami dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk komunitas SAD yang berada di wilayah-wilayah yang cukup jauh dari pusat layanan," ungkap Sofya.
Selain perekaman KTP, layanan kesehatan gratis menjadi fasilitas yang paling banyak didatangi warga. Mereka memanfaatkan kesempatan itu untuk memeriksakan kondisi kesehatan, berkonsultasi dengan tenaga medis, serta memperoleh obat-obatan sesuai kebutuhan.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari perluasan akses layanan dasar bagi kelompok rentan yang selama ini menghadapi keterbatasan. PT SAL bersama Kelompok Makekal Bersatu (KMB) berkomitmen untuk terus mendampingi komunitas SAD di wilayah Makekal agar tidak tertinggal dalam hal administrasi dan kesehatan.