JAKARTA — Muhammad Kiandra Ramadhipa tidak membiarkan hasil gemilang di Barcelona membuatnya lengah. Pebalap berusia 16 tahun yang membela Honda Asia-Dream Racing Junior Team itu langsung menjalani sesi tes di Sirkuit Estoril pekan lalu untuk mematangkan strategi jelang balapan yang berlangsung pada 12-14 Juni 2026.
Sirkuit Estoril dikenal memiliki lintasan yang menuntut konsentrasi tinggi. Trek lurus sepanjang hampir satu kilometer menguji kecepatan maksimal, sementara rangkaian tikungan sempit memaksa pebalap menjaga ritme. Faktor lain yang tak kalah menantang adalah hembusan angin yang tak menentu di area sirkuit.
“Pekan lalu kami menjalani tes yang cukup baik di Estoril. Kondisi angin memang sangat kencang, tetapi kami berhasil mengumpulkan banyak data penting untuk mempersiapkan putaran kedua kejuaraan ini,” ujar Ramadhipa dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta.
Ramadhipa yang mengendarai motor NSF250RW bernomor balap #32 akan berhadapan dengan 36 pebalap muda unggulan dari 16 negara. Persaingan di kelas Moto3 Junior World Championship dikenal ketat karena menjadi batu loncatan menuju ajang grand prix.
Debut impresif di Barcelona membuatnya percaya diri. Raihan 26 poin di seri pembuka menjadi modal berharga untuk menatap putaran kedua. Timnya, Honda Asia-Dream Racing, telah meracik strategi khusus berdasarkan data yang dikumpulkan saat tes di Estoril.
Ramadhipa akan memulai akhir pekan dengan sesi latihan resmi pada Jumat (12/6). Sesi kualifikasi digelar pada Sabtu (13/6) yang terbagi menjadi kualifikasi 1 pukul 13.10 dan kualifikasi 2 pukul 15.15 waktu setempat.
Balapan utama Moto3 Junior World Championship 2026 dijadwalkan pada Minggu (14/6) pukul 13.00 waktu setempat atau pukul 19.00 WIB. Jalannya balapan bisa disaksikan secara langsung melalui tayangan live streaming di kanal YouTube resmi FIM MotoJunior.