JAMBI — Sebanyak 19,2 ton biji kopi robusta hijau asal Kabupaten Kerinci resmi diberangkatkan menuju Mesir melalui Terminal Peti Kemas Talang Duku, Jumat. Ekspor ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi, IPC Terminal Peti Kemas (IPC TPK) Jambi, dan BPD HIPMI Provinsi Jambi.
Terminal Head Jambi PT IPC Terminal Peti Kemas, Wedhar Tani Aji S, mengatakan pengiriman ini menjadi bukti bahwa komoditas unggulan Jambi memiliki potensi besar di pasar internasional. Pihaknya berkomitmen mendukung kelancaran arus logistik ekspor melalui layanan terminal peti kemas yang aman, andal, dan efisien.
"Ekspor kopi robusta asal Kerinci ini menjadi salah satu bukti bahwa komoditas unggulan Jambi memiliki potensi besar di pasar internasional. IPC TPK Jambi siap mendukung kebutuhan logistik para pelaku usaha melalui layanan terminal yang terintegrasi sehingga proses ekspor dapat berjalan lancar dan tepat waktu," kata Wedhar.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan ekspor tidak terlepas dari sinergi antara pelaku usaha, organisasi pengusaha, pemerintah, serta penyedia jasa logistik dan kepelabuhanan. Terminal Peti Kemas Talang Duku disebut sebagai salah satu gerbang logistik utama di Provinsi Jambi yang terus berperan dalam mendukung kelancaran arus barang ekspor dan impor.
Perwakilan BPD HIPMI Provinsi Jambi, Fadhillah Hasru, yang didampingi Fredriko Setiawan, mengapresiasi peran Pelindo Jambi dalam memfasilitasi proses pengiriman ekspor. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi langkah penting agar produk kopi asal Kerinci semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar global.
"Kami mengapresiasi dukungan Pelindo Jambi melalui IPC TPK Jambi yang telah memberikan kemudahan akses logistik bagi pelaku usaha daerah. Kolaborasi seperti ini menjadi langkah penting dalam mendorong komoditas unggulan Jambi agar semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar global," kata Fadhillah Hasru.
Ia menambahkan, sinergi antara HIPMI, Pelindo, pemerintah, dan pelaku usaha perlu terus diperkuat untuk membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk unggulan daerah. Kehadiran layanan logistik dan kepelabuhanan yang terintegrasi diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam mengakses pasar internasional.
Pelepasan ekspor turut dihadiri oleh perwakilan Bea Cukai Jambi, pengurus BPD HIPMI Provinsi Jambi, dan pengurus BPC HIPMI Kota Sungai Penuh. Melalui kolaborasi yang kuat antara berbagai pemangku kepentingan, Pelindo optimistis semakin banyak komoditas unggulan Jambi, termasuk kopi Kerinci, yang mampu menembus pasar internasional dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah.