JAMBI — Ratusan petugas masih berjibaku di lapangan untuk memulihkan sistem kelistrikan di Jambi pasca pemadaman massal yang melanda jaringan Sumatera. Manager PLN UP3 Jambi, M Burhanuddin Muflihul Hasan, menyatakan bahwa pengaturan beban melalui pemadaman bergilir merupakan langkah yang tidak bisa dihindari.
"Karena itu kami masih harus melakukan pengaturan beban melalui pemadaman bergilir untuk menjaga keandalan sistem," ujarnya, Sabtu (23/5/2026).
PLN menyebutkan sejumlah wilayah masih harus merasakan dampak pemadaman ini. Dengan skema bergilir, perusahaan berharap beban listrik dapat dibagi secara merata sehingga durasi pemadaman di setiap lokasi tidak terlalu lama.
PLN mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi terkait jadwal pemadaman bergilir. Informasi tersebut akan disampaikan melalui kanal komunikasi resmi PLN, termasuk akun Instagram @plnofficial123.
Manager Humas PLN UIW S2JB, Iwan Ariesetiadi, mengungkapkan bahwa sebanyak 800 petugas kelistrikan telah disiagakan di tiga provinsi, yakni Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu. Mereka bertugas mempercepat pemulihan pada 207 jalur jaringan listrik yang terdampak gangguan.
"Sumsel dan Bengkulu sudah beroperasi penuh 100 persen. Sementara itu, proses pemulihan masih terus dilakukan di sebagian wilayah Provinsi Jambi," kata Iwan.
Seluruh personel disebutkan akan tetap bersiaga hingga kondisi sistem benar-benar pulih sepenuhnya. PLN memastikan proses pemulihan terus dilakukan secara intensif untuk menormalkan kembali sistem kelistrikan di Jambi.
PLN UP3 Jambi menjelaskan bahwa langkah ini diambil agar beban sistem tetap terkendali dan pemadaman tidak terfokus terlalu lama di satu wilayah tertentu. Pasokan listrik yang baru mencapai 85 persen membuat distribusi harus diatur secara hati-hati agar tidak terjadi gangguan lanjutan.
Masyarakat diimbau untuk bersabar dan mengikuti informasi resmi dari PLN terkait perkembangan pemulihan serta jadwal pemadaman di masing-masing wilayah.