Pencarian

Investasi Kota Jambi Tembus Rp1,530 Triliun pada Triwulan III 2026, Lampaui Target Tahunan

Kamis, 29 Oktober 2026 • 09:01:32 WIB
Investasi Kota Jambi Tembus Rp1,530 Triliun pada Triwulan III 2026, Lampaui Target Tahunan
Realisasi investasi Kota Jambi pada Triwulan III 2026 mencapai Rp896,78 miliar.

JAMBI — Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Jambi Abu Bakar menyebut realisasi kumulatif itu sudah melewati sasaran dengan selisih sekitar Rp21,34 miliar. Angka tersebut bersumber dari data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melalui aplikasi Satu Data BKPM.

Lonjakan tahunan tercatat 437,06 persen secara year-on-year. Pada Triwulan III 2025, realisasi investasi Kota Jambi hanya Rp166,98 miliar, sedangkan periode yang sama tahun ini menembus Rp896,78 miliar.

Pertumbuhan 437,06 Persen Ditopang Kepercayaan Dunia Usaha

Abu Bakar menilai kenaikan tajam itu bukan sekadar angka di atas kertas. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan menguatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap potensi ekonomi daerah, kepastian berusaha, dan kualitas pelayanan perizinan yang terus diperbaiki.

"Alhamdulillah, pertumbuhan investasi Kota Jambi terus meningkat. Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM melalui aplikasi Satu Data BKPM, realisasi investasi Kota Jambi di kuartal ketiga tahun ini mencapai Rp896,78 miliar," ujar Abu Bakar saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (28/10/2026).

Ia menyebut pemerintah kota masih punya waktu sekitar dua bulan hingga akhir 2026. Sisa waktu itu dinilai membuka peluang realisasi investasi terus bertambah sebelum penutupan tahun.

Target Tahunan Terlampaui Sebelum Dua Bulan Terakhir

Dari total target tahunan Rp1,509 triliun, realisasi hingga Triwulan III sudah mencapai 101,41 persen. Abu Bakar menyebut capaian itu diraih lebih cepat dari jadwal.

"Artinya, target realisasi investasi tahun 2026 sudah berhasil kita lampaui, dengan capaian sekitar Rp21,34 miliar di atas target. Padahal, kita masih memiliki waktu kurang lebih dua bulan hingga akhir tahun," katanya.

Optimisme itu, lanjutnya, bertumpu pada tren pertumbuhan yang konsisten. DPMPTSP Kota Jambi akan memperkuat pelayanan perizinan sekaligus mendorong kepatuhan pelaku usaha menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

LKPM Jadi Kunci Pemantauan Realisasi Investasi

Pelaporan LKPM dinilai penting agar pemantauan realisasi investasi berjalan akurat. Abu Bakar menyebut kepatuhan pelaporan menjadi bagian dari upaya menjaga iklim usaha tetap kompetitif.

"Penguatan pelayanan perizinan, kemudahan berusaha, dan kepatuhan pelaporan LKPM merupakan bagian penting dalam memastikan investasi tidak hanya tumbuh secara kuantitatif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah," ujarnya.

Harapannya, setiap investasi yang masuk ke Kota Jambi mendorong ekspansi usaha, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat daya saing kota sebagai pusat perdagangan dan jasa.

Meski target tahunan sudah terlampaui, dampak investasi terhadap lapangan kerja dan perekonomian warga tetap menjadi aspek yang perlu diperhatikan hingga akhir 2026.

Follow jambitime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cicitvjambi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks