JAMBI — OnePlus Buds Clip hadir sebagai earbud nirkabel pertama dari merek ini yang mengusung desain clip-on atau open-ear. Angka daya tahan 40 jam yang jadi daya tarik utama perlu dicatat sebagai total pemakaian bersama casing, bukan hasil satu kali pengisian.
Setiap earbud disebut tahan sekitar 9,5 jam dalam sekali pengisian. Dengan begitu, klaim pemakaian hingga dua hari masuk akal hanya jika pengguna memakai beberapa jam per hari dan mengisi ulang dari casing.
Daya Tahan Berkurang Saat Codec LHDC Diaktifkan
Angka 9,5 jam dan 40 jam tersebut berlaku untuk codec standar. Sejumlah laporan menyebut bila codec LHDC diaktifkan, daya tahan turun menjadi sekitar 8 jam per pengisian dan 36 jam bersama casing.
Satu laporan menyebut codec standar yang dimaksud adalah AAC. Pengguna yang mengejar kualitas suara tinggi sebaiknya menyadari bahwa waktu pakai akan berkurang.
Jembatan C dari Paduan Nikel-Titanium
Buds Clip memakai konsep open-ear dengan jembatan berbentuk C berbahan paduan memori nikel-titanium yang lentur. Lubang telinga tetap terbuka sehingga suara sekitar masih terdengar.
Desainnya mendapat sertifikasi Comfortable Fit dari TÜV Rheinland. Beratnya sekitar 5,2 gram per earbud, dengan satu laporan menyebut adanya lapisan cat matte dan lapisan sentuh lembut.
Kanal Stereo Menyesuaikan Otomatis
Kedua earbud bersifat simetris dan dapat mendeteksi sendiri telinga mana yang dipakai. Kanal suara stereo pun menyesuaikan otomatis tanpa perlu pengaturan manual.
Driver ganda yang disetel bersama Dynaudio menjadi nilai jual lain di segmen earbud open-ear. OnePlus belum merinci harga dan ketersediaan untuk pasar Indonesia.