JAMBI — Salat Subuh berjamaah di Masjid At-Taufiq menjadi forum bagi Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto untuk bertemu langsung dengan warga. Setelah ibadah, ia menyampaikan sejumlah pesan keamanan kepada jamaah yang hadir, didampingi penceramah K.H. Abdul Latif, M.Ag.
Polda Jambi menempatkan kegiatan ini sebagai sarana komunikasi langsung dengan masyarakat, bukan sekadar rutinitas ibadah. Pesan yang disampaikan mencakup dua hal utama: kepedulian warga terhadap lingkungan sekitar dan pengawasan orang tua terhadap anak.
Mengapa Orang Tua Jadi Sasaran Imbauan
Wakapolda meminta para orang tua memberi perhatian lebih pada pergaulan anak-anak mereka sehari-hari. Menurutnya, pengawasan di rumah menjadi benteng pertama agar generasi muda tidak terjerumus ke aktivitas negatif yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Imbauan itu disampaikan di hadapan jamaah Subuh, kelompok warga yang dinilai memiliki kedekatan dengan lingkungan tempat tinggal. Pesannya sederhana: keamanan lingkungan dimulai dari kepedulian tiap keluarga.
Lapor ke Call Center 110, Jangan Ragu
Warga juga diminta tidak ragu melaporkan bila melihat, mengalami, atau mengetahui adanya tindak kejahatan. Polri menyediakan layanan Call Center 110 yang bisa digunakan untuk menyampaikan laporan maupun meminta bantuan kepolisian.
Setelah penyampaian pesan kamtibmas, acara dilanjutkan dengan tausiyah Subuh yang disampaikan K.H. Abdul Latif. Kombinasi ceramah agama dan pesan keamanan menjadi format yang dipilih Polda Jambi dalam kegiatan ini.
Pesan Kapolda: Kamtibmas Tanggung Jawab Bersama
Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, menegaskan bahwa menjaga kamtibmas bukan pekerjaan polisi semata. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci terciptanya situasi yang aman dan kondusif.
"Kapolda Jambi menegaskan bahwa menjaga kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama. Polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan maupun tindak kejahatan," ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.
Erlan menambahkan, peran keluarga menjadi faktor penting dalam membentuk karakter generasi muda. Pengawasan orang tua, pendidikan moral, dan lingkungan pergaulan yang positif disebut sebagai penghalang utama perilaku menyimpang.
"Kami juga mengimbau para orang tua agar terus mendampingi dan mengawasi anak-anaknya. Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110," tambahnya.
Sinergi Polri, Tokoh Agama, dan Warga
Polda Jambi berharap kegiatan Salat Subuh Keliling memperkuat sinergi antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat di Provinsi Jambi. Pola ini sejalan dengan semangat Polri Presisi yang menekankan pendekatan humanis dan pelayanan kepada warga.
Bagi warga yang ingin menyampaikan laporan atau meminta bantuan, layanan Call Center 110 tersedia sebagai jalur resmi kepolisian.