JAMBI — Ketua WPI Jambi Ramayani menyatakan Pesona Literasi dirancang sebagai ruang kreatif untuk menumbuhkan minat baca sekaligus melahirkan penulis baru. Kegiatan itu akan menjadi agenda rutin tahunan organisasi di provinsi tersebut.
“Kegiatan ini menjadi langkah WPI Jambi dalam memperluas ruang kreativitas, meningkatkan minat baca, serta mendorong lahirnya penulis-penulis baru yang mampu menghasilkan karya berkualitas,” ujar Ramayani dalam keterangan yang diterima JambiOtoritas.
Tema yang diusung: “Menguatkan Ekosistem Literasi, Melestarikan Budaya, dan Menumbuhkan Generasi Penulis Indonesia”.
Pelantikan Pengurus hingga Orasi Literasi Duta Baca
Rangkaian acara dua hari mencakup pelantikan pengurus WPI Jambi periode 2025–2030. Gol A Gong dijadwalkan menyampaikan orasi literasi di hadapan peserta.
Agenda lain berupa talkshow penguatan ekosistem literasi Jambi dan workshop penulisan kreatif. Panitia juga menyiapkan bazar serta pameran buku dan produk literasi.
Kehadiran Ketua WPI Pusat Dr. Free Hearty, M.Hum. disebut sebagai bagian dari penguatan jejaring dan kolaborasi literasi antardaerah.
Ruang Temu Penulis, Pegiat, dan Pemerintah
Ramayani menyebut Pesona Literasi menjadi titik pertemuan bagi penulis, pegiat literasi, komunitas, lembaga pendidikan, dan pemerintah. Menurutnya, sinergi antar pihak itu menjadi kunci membangun ekosistem literasi berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, WPI Jambi ingin menegaskan bahwa literasi tidak hanya soal membaca dan menulis, tetapi juga sarana merawat identitas budaya, mengembangkan pemikiran kritis, serta menyampaikan gagasan masyarakat melalui karya tulis,” kata Ramayani.
Ia berharap anggota dan masyarakat Jambi menjadikan kepenulisan sebagai ruang ekspresi dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Melalui Pesona Literasi ini, kami berharap tumbuh semangat baru bagi masyarakat Jambi untuk membaca, menulis, berkarya, dan melestarikan budaya melalui literasi,” tutupnya.