KUALA TUNGKAL — Kabut asap yang masih menyelimuti Kuala Tungkal dan sekitarnya mendorong Dishub Tanjung Jabung Barat turun langsung ke sejumlah titik pelabuhan. Ratusan masker dibagikan kepada penumpang, awak kapal, sopir angkutan, hingga masyarakat yang beraktivitas di kawasan pelabuhan penyeberangan dan pelabuhan umum. Pembagian masker berlangsung pada Jumat (18/9/2026).
Langkah itu ditempuh sebagai upaya pencegahan dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan. Kualitas udara yang menurun berpotensi meningkatkan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di kalangan pengguna jasa transportasi laut.
Keselamatan Transportasi Laut Tak Cukup Soal Kondisi Kapal
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Agus Sumantri, menyatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat. Menurutnya, pengguna jasa transportasi laut setiap hari beraktivitas di kawasan pelabuhan yang terpapar kabut asap.
"Keselamatan transportasi tidak hanya berkaitan dengan kondisi kapal dan pelayaran, tetapi juga menyangkut kesehatan para penumpang dan seluruh petugas. Melalui pembagian masker ini, kami berharap masyarakat tetap terlindungi saat beraktivitas di tengah kabut asap," ujar Agus Sumantri.
Dishub mengimbau warga selalu memakai masker saat berada di luar ruangan. Aktivitas yang tidak mendesak diminta dikurangi apabila kabut semakin pekat, dan warga diminta mematuhi arahan petugas di lapangan.
Jarak Pandang di Perairan Kuala Tungkal Dipantau Ketat
Selain membagikan masker, Dishub Tanjab Barat memantau kondisi cuaca dan jarak pandang di perairan Kuala Tungkal. Jika jarak pandang berada di bawah batas aman, koordinasi dengan Syahbandar, aparat keamanan, dan instansi terkait akan dilakukan.
Koordinasi itu untuk memastikan aktivitas pelayaran tetap mengutamakan keselamatan. "Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman saat menggunakan transportasi laut. Keselamatan adalah prioritas utama, sehingga setiap perkembangan kondisi di lapangan akan terus kami pantau dan evaluasi bersama seluruh pemangku kepentingan," tegas Agus.
Penumpang: Masker Sangat Dibutuhkan saat Kabut Asap
Pengguna jasa transportasi laut, Andi Saputra, mengapresiasi langkah cepat Dishub Tanjab Barat. Ia menilai masker sangat dibutuhkan penumpang kapal di tengah kabut asap yang cukup terasa.
"Kami sangat terbantu. Kabut asap cukup terasa, masker sangat dibutuhkan, terutama bagi penumpang kapal. Semoga kondisi segera membaik," ungkap Andi Saputra.
Penumpang lain, Siti Rahma, menilai kegiatan itu menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat. "Hal sederhana seperti pembagian masker sangat bermanfaat. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan selama kabut asap masih terjadi," katanya.
Dishub Tanjung Jabung Barat berharap kesadaran masyarakat menjaga kesehatan meningkat. Pelayanan transportasi laut di wilayah pesisir Tanjung Jabung Barat ditargetkan tetap berjalan aman, tertib, dan mengutamakan keselamatan pengguna jasa selama kabut asap masih melanda.