JAMBI — Sinematografer Tudor Vladimir Panduru membuka Jakarta World Cinema 2026 di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Sabtu (31/10/2026), dengan membawa serta film Fjord yang meraih Palme d'Or Cannes 2026. Festival berlangsung hingga 7 November 2026 dan menyediakan pemutaran luring maupun daring bagi penonton Indonesia.
Tudor Vladimir Panduru hadir langsung mewakili tim Fjord, karya garapan sutradara Cristian Mungiu yang mencuri perhatian di Cannes tahun ini. Festival yang digelar secara luring di CGV Grand Indonesia ini juga menghadirkan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon sebagai tamu pembuka.
Bagi Tudor, pemutaran di Jakarta menjadi momen penting bagi Fjord setelah perjalanannya di festival internasional. Ia menegaskan film tidak berhenti pada proses produksi, melainkan hidup saat bertemu penonton.
"Saya sangat senang bisa hadir di Jakarta dan membawa Fjord ke Jakarta World Cinema. Bagi saya, sebuah film tidak hanya selesai ketika proses produksinya berakhir. Film benar-benar menemukan kehidupannya ketika bertemu dengan penonton," ujar Tudor dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com.
Ia berharap penonton Indonesia bisa merasakan cerita Fjord dan membawa pengalaman tersendiri setelah menyaksikannya. Harapan itu ia sampaikan langsung di hadapan tamu pembukaan festival.
Fjord bukan hanya membawa Pulau Emas dari Cannes Film Festival 2026. Film ini juga meraih FIPRESCI Prize, Ecumenical Jury Prize, François Chalais Prize, dan Citizenship Prize.
Rentetan penghargaan itu menjadikan Fjord salah satu judul paling diperhatikan di pembukaan Jakarta World Cinema 2026. Penonton Indonesia pun mendapat kesempatan menyaksikan karya yang sudah diakui di panggung festival internasional.
Direktur KlikFilm sekaligus Executive Director Jakarta World Cinema, Frederica, menyebut kehadiran Fjord sebagai kebanggaan tersendiri. Menurutnya, pemutaran film ini membuka akses masyarakat terhadap karya berkelas festival.
"Kami sangat bangga bisa menghadirkan Fjord di Jakarta World Cinema 2026, terlebih film ini merupakan peraih Palme d'Or Cannes Film Festival 2026. Kehadiran Tudor Vladimir Panduru secara langsung juga menjadi pengalaman yang sangat istimewa bagi kami dan penonton Indonesia," tutur Frederica.
Frederica menambahkan, kehadiran sineas di balik karya menjadi bagian dari tujuan festival. "Kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyaksikan film-film terbaik dari berbagai negara sekaligus mengenal lebih dekat para sineas yang berada di balik karya-karya luar biasa tersebut," ujarnya.
Jakarta World Cinema 2026 berlangsung 31 Oktober hingga 7 November 2026 di CGV Grand Indonesia. Selain pemutaran luring, festival menyediakan opsi menonton secara daring bagi penonton yang tidak bisa hadir langsung.
Kehadiran Fadli Zon di acara pembuka menandai dukungan pemerintah terhadap gelaran film internasional di Indonesia. Festival ini menjadi ruang pertemuan antara karya festival dan penonton lokal.
Bagi industri film Indonesia, pemutaran Fjord dan kehadiran Tudor Vladimir Panduru memperkuat posisi Jakarta sebagai salah satu titik distribusi film festival di Asia Tenggara.