Kia Carens EV Bisa Lebih Murah dari Estimasi Rp 382 Juta, Harga Final Masih Difinalisasi

Penulis: Faisal Zuber  •  Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:05:31 WIB
VP Operation Kia Sales Indonesia Harry Yanto menjelaskan posisi harga Carens EV dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (28/10).

JAMBI — PT Kia Sales Indonesia menyatakan harga resmi Carens EV masih bisa bergerak dari estimasi Rp 382 juta–Rp 432 juta OTR Jakarta menjelang peluncuran. VP Operation KSI Harry Yanto menyebut harga final bisa sedikit naik atau sedikit turun karena proses fine-tuning belum selesai. Rentang estimasi Carens EV sendiri sudah diposisikan di bawah BYD M6 yang dibanderol Rp 395 juta–Rp 445 juta.

Kepastian harga Carens EV akan ditetapkan lewat proses fine-tuning yang mempertimbangkan nilai produk dan daya beli konsumen. Harry menyampaikan hal itu di Jakarta, Rabu (28/10), saat menjelaskan posisi harga mobil listrik MPV medium pertama Kia di Indonesia.

Harga Final Bisa Bergerak dari Estimasi Rp 382 Juta

"Berubah mungkin ada peluang seperti itu, ya. Tapi tentunya kita berusaha memberikan harga yang terbaik untuk customer dengan apa yang kita tawarkan dari sisi produknya. Bisa jadi mungkin sedikit naik ataupun sedikit turun. Jadi kita berusaha nih fine-tuning lagi," ujar Harry.

Estimasi Rp 382 juta hingga Rp 432 juta OTR Jakarta diumumkan saat masa pre-booking. Angka itu menempatkan Carens EV di bawah BYD M6, yang kini dijual Rp 395 juta untuk Standard, Rp 435 juta untuk Superior, dan Rp 445 juta untuk Superior Captain, semuanya OTR Jakarta.

Bukan Strategi Menjegal BYD M6

Harry menegaskan penetapan kisaran harga awal bukan langkah untuk menjegal kompetitor. Kia melakukan riset market value dan kesiapan daya beli konsumen sebelum menentukan angka pre-booking.

"Sebenarnya tidak ada istilah menjegal. Cuma kita berusaha, jadi pada waktu kita menentukan harga, kita melihat dari sisi, kita lakukan analisa mengenai market value. Dari fitur-fitur yang ditawarkan itu, kira-kira customer mau bayar berapa, sih? Kita lakukan riset seperti itu," kata Harry.

Mengisi Ceruk MPV Medium Listrik 7 Penumpang

Carens EV dikembangkan untuk segmen MPV C atau MPV medium yang menonjolkan kenyamanan dan dimensi lapang. Ceruk kendaraan listrik murni berkapasitas 7 penumpang di segmen ini masih sangat jarang terisi.

Menurut Harry, BYD M6 saat ini menjadi satu-satunya MPV medium berbaterai listrik penuh di pasar Indonesia. Kia memposisikan Carens EV masuk ke segmen harga yang sama dengan mempertimbangkan body dan dimensi kelasnya.

"Strategi kita memang kita melihat, menyesuaikan, kita melihat di Indonesia itu MPV medium yang menggunakan body yang sama itu ada di segmen harga mana. Kita berusaha masuk ke segmen itu. Di mana mungkin saat ini yang baru ada adalah MPV medium yang menggunakan baterai listrik sepenuhnya adalah BYD M6," tuturnya.

Insentif Bea Masuk dan PPnBM 0 Persen

Harga kompetitif Carens EV turut ditopang keringanan dari pemerintah. Kia menyebut pembebasan bea masuk (import duty) 0 persen dan PPnBM 0 persen untuk kendaraan listrik rakitan lokal menjadi faktor yang membuat harga bisa ditekan.

"Tentunya harga ini bisa didapatkan meskipun tadi saya bilang ini MPV medium karena adanya keringanan dari pemerintah, insentif kan, yang memberikan import duty-nya 0 persen dan PPnBM-nya juga 0 persen. Jadi makanya harganya pun kita coba setting di angka yang menarik," jelas Harry.

Konsumen yang sudah melakukan pre-booking masih menunggu kepastian angka final. Kia belum membeberkan tanggal peluncuran resmi Carens EV maupun varian yang akan dijual di Indonesia.

Reporter: Faisal Zuber
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top