JAMBI — Tongkol sambal balado termasuk hidangan nusantara yang tidak pernah gagal membangkitkan nafsu makan. Perpaduan gurih daging ikan tongkol segar yang digoreng pas dengan siraman sambal balado merah merona menghasilkan kelezatan yang autentik. Bagi warga yang ingin menyajikan hidangan rumahan berkelas restoran Padang, ada sejumlah langkah yang perlu diperhatikan.
Bahan utama yang dibutuhkan adalah 500 gram ikan tongkol segar. Potong ikan setebal 2 sentimeter atau sesuai selera agar bumbu meresap merata dan tekstur daging tidak hancur saat digoreng.
Siapkan pula 1 buah jeruk nipis untuk diambil airnya, ½ sendok teh garam halus, dan minyak goreng secukupnya. Air jeruk nipis berfungsi melumuri ikan sebelum dimasak.
Komponen rasa tongkol sambal balado terletak pada bumbunya. Bahan yang disiapkan mencakup 10 buah cabai merah kerawang atau cabai merah besar.
Bumbu balado sebaiknya ditumbuk kasar, bukan diblender hingga halus. Tekstur kasar membuat sambal tetap terasa di lidah dan tidak kehilangan aroma cabai segar saat ditumis.
Daging tongkol memiliki tekstur padat dan tidak mudah hancur, sehingga tahan terhadap siraman sambal yang dimasak agak lama. Kandungan gurih alami ikan laut juga berpadu baik dengan pedas dan manisnya cabai merah.
Hidangan ini biasa disajikan sebagai lauk makan siang bersama nasi hangat. Rasanya yang kuat membuatnya jarang tersisa di meja makan.
Lumuri potongan ikan dengan air jeruk nipis dan garam halus, lalu diamkan sebentar agar bau amis berkurang. Goreng ikan dalam minyak panas hingga matang merata, jangan terlalu lama supaya daging tidak kering.
Sementara itu, tumis bumbu balado tumbuk kasar hingga harum dan matang. Siram sambal di atas ikan goreng atau aduk sebentar di wajan agar bumbu menempel.
Penyajian paling pas adalah selagi hangat, dengan sambal yang masih berminyak merah di permukaan ikan.