JAMBI — Toyota Innova Zenix Hybrid tipe Q Modellista mencatat konsumsi BBM di atas 20 km/liter dalam pengujian harian dan menembus 24-25 km/liter di rute antarkota bebas hambatan. Varian tertinggi bermesin 2.000 cc ini dipamerkan di Atrium Mall Kota Kasablanka, Jakarta, dan sempat diuji langsung di sekitar kawasan tersebut. Harga resminya Rp621.000.000 untuk unit warna putih.
Gilang, tenaga pemasar dari Toyota Auto 2000 Jatiasih Bekasi, menjelaskan bahwa daya pikat utama Innova Zenix Hybrid ada pada sinergi mesin bensin 2.000 cc dengan motor listrik terintegrasi. Kombinasi sistem penggerak hybrid itu membuat konsumsi bahan bakar menembus angka di atas 1 liter per 20 kilometer untuk pemakaian normal harian.
Catatan efisiensi meningkat saat mobil dipakai di rute antarkota. Pada perjalanan jarak jauh bebas hambatan, rasio konsumsi bahan bakar menyentuh kisaran 1 liter untuk 24 hingga 25 kilometer.
Efisiensi bahan bakar itu berbanding lurus dengan tingginya minat pemesanan unit baru lewat Surat Pemesanan Kendaraan. Konsumen yang sudah menerima unit menyampaikan impresi positif, terutama soal kekedapan kabin yang lebih senyap dan getaran sasis yang minim dibandingkan generasi sebelumnya.
Varian tertinggi ini dibekali kluster instrumen Multi Information Display berukuran 12,3 inci. Layar digital tersebut menyajikan informasi operasional sistem hybrid, indikator keselamatan aktif, dan konfigurasi fitur bagi pengemudi.
Impresi berkendara menunjukkan kemudahan kendali yang signifikan. Karakter putaran setir dirancang sangat ringan sehingga memudahkan pengemudi bermanuver di tengah kepadatan lalu lintas kota.
Radius putar yang luas memberi keunggulan saat melakukan gerakan putar balik di ruang jalan terbatas. Bantingan suspensi terbukti mampu meredam kontur permukaan aspal secara optimal, mempertegas posisinya sebagai MPV premium serbaguna.
Toyota memasang banderol Rp621.000.000 untuk Innova Zenix Hybrid tipe Q Modellista spesial warna putih. Pada level harga itu, Innova Zenix Hybrid dinilai menghadirkan proposisi nilai yang seimbang antara kepraktisan fungsional dan teknologi ramah lingkungan di pasar domestik.