JAMBI — Posko Polisi Bersama Rakyat yang didirikan Polresta Jambi tidak dirancang sekadar jadi tempat berkumpul personel. Kombes Pol Ananto Herlambang menyebut posko itu akan difungsikan sebagai basis data kegiatan kepolisian sekaligus pendukung program pimpinan Polri di tingkat wilayah.
Peninjauan berlangsung pada Sabtu (17/10/2026). Dalam kunjungan itu, Kapolresta memeriksa kesiapan posko sebagai sarana mempererat hubungan polisi dan warga.
Keberadaan posko diarahkan menjadi saluran bagi warga yang ingin melaporkan potensi gangguan keamanan. Pemantauan situasi kamtibmas di wilayah Kota Jambi juga akan bertumpu pada posko ini.
Ananto menegaskan pemanfaatan teknologi harus berjalan seiring peningkatan kehadiran personel di tengah masyarakat. Menurutnya, kehadiran fisik polisi tetap jadi kunci.
"Posko Polisi Bersama Masyarakat ini diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan pelayanan kepada masyarakat. Kami ingin masyarakat merasa aman serta lebih mudah menyampaikan informasi apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas," ujarnya.
Polresta Jambi merencanakan posko terhubung dengan sistem kamera pengawas atau closed-circuit television milik Pemerintah Kota Jambi. Integrasi itu disebut bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pemantauan situasi wilayah.
Informasi dari kamera pengawas diharapkan menjadi bahan pertimbangan petugas dalam menentukan langkah penanganan secara cepat dan tepat. Respons terhadap potensi gangguan keamanan bisa lebih singkat.
"Ke depan, kami berharap posko ini dapat terintegrasi dengan CCTV Pemerintah Kota Jambi sehingga pemantauan aktivitas masyarakat dapat dilakukan lebih efektif. Namun, yang terpenting adalah bagaimana teknologi tersebut mendukung upaya pencegahan gangguan keamanan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tegas Ananto.
Penguatan fungsi posko berjalan bersama sinergi dengan Pemerintah Kota Jambi. Polresta Jambi menyatakan komitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat upaya pencegahan gangguan kamtibmas.
Posko ini diposisikan bukan hanya sebagai pusat pemantauan. Kehadirannya diharapkan menjadi penanda kedekatan kepolisian dengan warga dalam mewujudkan keamanan Kota Jambi.
Bagi warga, posko menjadi titik lapor terdekat untuk informasi potensi gangguan keamanan. Sementara bagi polisi, posko berfungsi sebagai simpul data kegiatan yang menopang program-program kepolisian di wilayah.