KERINCI — Tim Tenis Meja MAN 3 Kerinci resmi berangkat ke Kota Jambi untuk berlaga di kejuaraan tingkat Provinsi Jambi. Para atlet muda madrasah ini telah menjalani serangkaian latihan intensif dan pembinaan terpadu sebagai persiapan menghadapi kompetisi regional tersebut.
Keberangkatan kontingen disertai dukungan penuh dan doa restu dari seluruh civitas akademika madrasah. Semangat "Jambi City, We Are Coming" menjadi motto yang mengiringi perjuangan para atlet selama bertanding.
Tim Tenis Meja MAN 3 Kerinci terdiri dari para siswa yang telah melalui seleksi dan pembinaan khusus di lingkungan madrasah. Mereka dipersiapkan untuk bersaing di level provinsi melawan kontingen dari kabupaten dan kota lain di Jambi.
Kepala MAN 3 Kerinci, Hj. Tistiarni, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan rasa bangga atas kesiapan para atlet. Menurutnya, keikutsertaan di ajang provinsi menjadi kesempatan berharga bagi siswa untuk mengasah kemampuan bertanding.
"Alhamdulillah, selamat berjuang kepada anak-anak kami yang tergabung dalam Tim Tenis Meja MAN 3 Kerinci. Tampil di tingkat provinsi di Kota Jambi adalah kesempatan emas untuk mengasah mental bertanding, menambah pengalaman, dan membawa nama baik madrasah kita. Tetap fokus, junjung tinggi nilai sportivitas, serta berikan yang terbaik demi kejayaan MAN 3 Kerinci. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan kemenangan untuk kita," tutur Hj. Tistiarni.
Keikutsertaan dalam kejuaraan tingkat Provinsi Jambi menjadi pembuktian potensi atlet-atlet muda madrasah dalam bersaing di kancah regional. MAN 3 Kerinci berkomitmen terus memfasilitasi dan mengembangkan beragam bakat siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Para atlet diharapkan tampil maksimal dan menjunjung tinggi nilai sportivitas selama bertanding. Dukungan moril dari seluruh civitas akademika madrasah menjadi modal tambahan bagi tim untuk memberikan performa terbaik.
Pengiriman tim tenis meja ke tingkat provinsi menegaskan komitmen MAN 3 Kerinci dalam mengembangkan bakat siswa di luar jalur akademik. Madrasah terus mendorong partisipasi siswa dalam berbagai kompetisi olahraga dan seni di tingkat daerah maupun provinsi.
Langkah ini sejalan dengan upaya mewujudkan madrasah yang makin berintegritas dan berprestasi. Pembinaan berkelanjutan di bidang non-akademik menjadi bagian dari strategi pengembangan siswa secara menyeluruh.