MUARO JAMBI — Kegiatan belajar mengajar di MAN 1 Muaro Jambi dialihkan ke rumah setelah madrasah menilai paparan udara luar berisiko bagi warga sekolah. Kepala MAN 1 Muaro Jambi, Jurmalis, meminta seluruh guru tetap menjalankan tugas mengajar meski dilakukan dari jarak jauh.
Perubahan metode pembelajaran berlaku untuk seluruh jenjang kelas di madrasah tersebut. Wali kelas diminta menyampaikan pemberitahuan resmi kepada orang tua melalui grup komunikasi agar tidak muncul salah paham soal jadwal dan teknis belajar.
Prakiraan ISPU 11 Oktober 2026 menempatkan Muaro Jambi pada kategori berbahaya dengan angka 441 untuk parameter PM2,5. Partikel halus berukuran mikroskopis itu bisa masuk ke saluran pernapasan dan memicu gangguan kesehatan.
Kelompok rentan seperti anak usia sekolah dan tenaga pendidik menjadi pertimbangan utama madrasah. Membatasi aktivitas di luar rumah dinilai sebagai langkah paling masuk akal selama kualitas udara belum membaik.
Jurmalis menegaskan perubahan pola pembelajaran tidak boleh menurunkan kualitas layanan pendidikan. Ia meminta setiap guru memastikan kegiatan belajar berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan madrasah.
"Para guru harus tetap melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan penuh tanggung jawab, termasuk menjalankan kegiatan mengajar secara daring," pesan Jurmalis.
Kepala madrasah juga meminta wali kelas aktif menjembatani komunikasi antara madrasah, peserta didik, dan orang tua. Menurutnya, komunikasi yang baik membuat pembelajaran daring berjalan tertib dan efektif.
Orang tua diharapkan mendampingi anak selama kegiatan belajar berlangsung, mulai dari memastikan kehadiran hingga penyelesaian tugas. Suasana belajar yang nyaman di rumah turut menentukan disiplin peserta didik.
Jurmalis mengingatkan agar peserta didik tidak menyalahgunakan kebijakan pembelajaran daring. Ia berharap tidak ada siswa yang menyampaikan informasi tidak benar kepada orang tua dengan alasan mengikuti pembelajaran luring, padahal kegiatan berlangsung secara daring.
Hingga informasi ini disampaikan, belum ada laporan mengenai peserta didik yang melakukan tindakan tersebut. Pengawasan dan komunikasi tetap diperlukan agar kegiatan belajar berjalan sesuai ketentuan.
Guru diharapkan memanfaatkan platform atau media pembelajaran yang tersedia untuk menyampaikan materi, tugas, dan aktivitas belajar. Pemantauan kehadiran serta keaktifan siswa selama sesi daring menjadi bagian dari penilaian.
Jika terdapat kendala jaringan atau hambatan lain, peserta didik diminta segera berkomunikasi dengan guru mata pelajaran maupun wali kelas. Langkah itu penting agar tidak ada siswa yang tertinggal dalam proses pembelajaran.
Wali kelas dapat mengingatkan orang tua mengenai pentingnya pendampingan selama KBM daring berlangsung. Kerja sama seluruh pihak menjadi kunci agar kegiatan belajar tetap tertib meski tidak dilakukan di ruang kelas.
Melalui pembelajaran daring pada 12 Oktober 2026, MAN 1 Muaro Jambi berupaya menjaga keseimbangan antara keselamatan warga madrasah dan keberlanjutan pendidikan. Jurmalis berharap guru, peserta didik, serta orang tua menjalankan perannya masing-masing dengan baik selama kualitas udara di Muaro Jambi memburuk.