SUNGAI GELAM — Layanan administrasi bagi alumni tahun 2026 di MAN 1 Muaro Jambi mulai ramai dimanfaatkan. Sejumlah alumni mendatangi PTSP madrasah untuk menyelesaikan sidik jari dan mengurus pengambilan ijazah. Proses itu menjadi kelengkapan administrasi setelah alumni menuntaskan pendidikan.
Pelayanan dilaksanakan pada jam kerja di PTSP MAN 1 Muaro Jambi. Alumni diminta memperhatikan persyaratan yang telah ditetapkan madrasah sebelum datang.
Petugas PTSP, Nur Halimah, menegaskan sidik jari tidak bisa diwakilkan kepada orang lain. "Untuk sidik jari, harus dilakukan langsung oleh orang yang bersangkutan," kata Nur Halimah.
Ketentuan itu berlaku juga bagi alumni yang kini berada di luar provinsi. Alumni yang sedang kuliah atau menjalankan kegiatan lain di luar daerah tetap harus datang ke madrasah.
"Walaupun sudah keluar provinsi untuk kuliah atau kegiatan lainnya, alumni tetap harus datang ke madrasah untuk sidik jari," ujarnya.
Selain sidik jari, alumni tahun 2026 dapat mengambil ijazah di PTSP yang sama. Pengambilan ijazah dan legalisasi tidak dipungut biaya oleh madrasah.
Meski gratis, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Salah satunya surat bebas pustaka dari perpustakaan MAN 1 Muaro Jambi.
Surat itu diperlukan untuk memastikan alumni tidak memiliki tanggungan peminjaman buku. Alumni dapat meminta surat bebas pustaka kepada staf perpustakaan, Ahmad Said Akbar.
Nur Halimah mengingatkan alumni di luar daerah agar memperhatikan ketentuan sidik jari. Kehadiran langsung diperlukan dalam proses tersebut.
Alumni diharapkan mengatur waktu kedatangan sesuai jam kerja PTSP. Langkah itu agar tidak mengalami kendala saat mengurus dokumen.
MAN 1 Muaro Jambi menyatakan komitmen memberikan pelayanan kepada alumni sesuai ketentuan. Seluruh proses administrasi diharapkan berjalan tertib, lancar, dan sesuai persyaratan yang ditetapkan.