IHSG Dibuka Kamis Pagi Melemah 8,25 Poin ke 6.062, LQ45 Ikut Turun 2,09 Poin

Penulis: Zulkarnain Hamid  •  Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:07:02 WIB
IHSG dibuka melemah 8,25 poin ke level 6.062,89 pada Kamis pagi.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia dibuka melemah 8,25 poin atau 0,14 persen ke posisi 6.062,89 pada Kamis pagi. Kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 2,09 poin atau 0,35 persen ke posisi 599,09. Pelemahan ini membuka perdagangan hari ini dengan tekanan jual di saham-saham unggulan.

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) memulai perdagangan Kamis pagi di zona merah. Indeks turun 8,25 poin atau 0,14 persen ke level 6.062,89.

Penurunan IHSG sejalan dengan koreksi yang terjadi pada kelompok saham unggulan. Indeks LQ45 yang berisi 45 saham berkapitalisasi besar dan likuid turun 2,09 poin atau 0,35 persen ke posisi 599,09.

Tekanan Jual di Saham Unggulan

Pelemahan Indeks LQ45 yang lebih dalam dibanding IHSG menunjukkan tekanan jual terkonsentrasi pada saham-saham berkapitalisasi besar. LQ45 turun 0,35 persen, sementara IHSG hanya melemah 0,14 persen.

Kondisi ini mengindikasikan pelaku pasar cenderung melepas saham unggulan di awal sesi. Saham-saham lapis dua dan tiga relatif menahan penurunan sehingga indeks utama tidak ikut tertekan lebih dalam.

Posisi IHSG dan LQ45 Pagi Ini

IHSG berada di level 6.062,89 setelah kehilangan 8,25 poin dari posisi penutupan sebelumnya. Indeks LQ45 tercatat di 599,09 setelah turun 2,09 poin.

Angka-angka ini menjadi acuan awal bagi investor untuk membaca arah pasar sepanjang hari perdagangan. Pergerakan selanjutnya akan ditentukan oleh dinamika permintaan dan penawaran hingga sesi ditutup.

Yang Perlu Dicermati Investor

Pelemahan tipis di pembukaan belum tentu berlanjut hingga penutupan. IHSG masih berpeluang berbalik arah jika muncul aksi beli pada saham-saham berkapitalisasi besar.

Sebaliknya, bila tekanan jual pada saham unggulan berlanjut, LQ45 berpotensi menekan IHSG lebih dalam. Investor umumnya mencermati pergerakan indeks pada satu hingga dua jam pertama sebagai indikator arah hari itu.

Reporter: Zulkarnain Hamid
Sumber: jambi.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top