Kabut Asap Kembali Tebal di Batang Hari, Warga Muara Bulian Keluhkan Napas Sesak dan Pandangan Terbatas

Penulis: Zulkarnain Hamid  •  Rabu, 30 September 2026 | 15:12:02 WIB
Kabut asap menebal di Muara Bulian, Batang Hari, dan membatasi jarak pandang warga.

Kabut asap kembali menebal di Kabupaten Batang Hari, Jambi, dan mulai mengganggu aktivitas warga di luar ruangan. Warga Muara Bulian mengeluhkan jarak pandang yang terbatas serta napas yang terasa sesak akibat udara yang menguning. Warga meminta pemerintah lebih aktif menangani kebakaran yang menjadi sumber asap.

MUARA BULIAN — Kabut asap yang menyelimuti sebagian wilayah Kabupaten Batang Hari, Jambi, kembali menebal dan mulai dikeluhkan masyarakat saat beraktivitas di luar rumah. Warga Muara Bulian, Fernanda, menyebut kondisi udara yang menguning membuat jarak pandang menyempit dan menimbulkan ketidaknyamanan.

Keluhan serupa datang dari sisi kesehatan. Fernanda mengaku mulai merasakan gangguan pernapasan ketika berada di luar ruangan.

Pandangan Terbatas dan Napas Mulai Sesak

Fernanda menggambarkan dampak kabut asap yang ia rasakan secara langsung. Menurutnya, asap tidak hanya mengganggu penglihatan, tetapi juga membuat pernapasan tidak nyaman.

"Kondisi udara saat ini mulai menguning akibat tebalnya asap dan juga mengganggu jarak pandang hingga menimbulkan ketidaknyamanan saat beraktivitas," katanya.

Ia menambahkan bahwa keluhan pernapasan turut dirasakan. "Pandangan terganggu dan terbatas. Napas juga mulai terasa sesak," ujar Fernanda.

Risiko ISPA, Batuk, dan Pilek Meningkat

Kondisi cuaca dan kualitas udara seperti sekarang dikhawatirkan memperbesar risiko gangguan kesehatan. Fernanda menyoroti potensi infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), batuk, dan pilek yang bisa menyerang warga.

Kelompok yang paling rentan adalah mereka yang tetap harus beraktivitas di luar rumah. Karena itu, warga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap.

Warga Minta Pemerintah Lebih Aktif Tangani Kebakaran

Fernanda meminta pemerintah berperan aktif menangani kebakaran yang terjadi, terutama jika asap berasal dari kebakaran hutan dan lahan.

"Kami berharap pemerintah lebih aktif menangani kebakaran yang terjadi, supaya asap tidak terus menyebar dan mengganggu masyarakat," katanya.

Penanganan kebakaran dinilai menjadi langkah penting agar kabut asap tidak semakin meluas. Dampaknya tidak hanya soal kesehatan, tetapi juga aktivitas harian warga di Batang Hari.

Imbauan bagi Warga saat Udara Memburuk

Masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk. Jika harus keluar rumah, warga dianjurkan menggunakan masker.

Langkah sederhana itu dinilai bisa menekan paparan asap yang berpotensi mengganggu saluran pernapasan. Warga berharap situasi udara di Muara Bulian dan sekitarnya segera membaik.

Reporter: Zulkarnain Hamid
Sumber: jambi.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top