JAMBI — Samsung Galaxy Tab S12+ dan Galaxy Tab S12 Ultra muncul lewat bocoran render yang memperlihatkan desain serta spesifikasi lebih detail, dengan jadwal peluncuran disebut bergeser ke 7 Oktober 2026. Keduanya diprediksi jadi tablet pertama Samsung bermesin MediaTek Dimensity 9500, dengan harga bocoran mulai 1.299 euro atau sekitar Rp26,5 juta untuk model Plus dan 1.539 euro atau sekitar Rp31,4 juta untuk Ultra.
Bocoran terbaru menampilkan render Galaxy Tab S12+ dan Galaxy Tab S12 Ultra secara lebih jelas dibandingkan kebocoran sebelumnya. Jadwal perkenalan yang semula diperkirakan pada September disebut bergeser ke 7 Oktober 2026. Sampai sekarang Samsung belum mengonfirmasi tanggal tersebut maupun memastikan kehadiran resmi kedua tablet untuk pasar Indonesia.
Perbedaan paling mencolok antara kedua model ada di bagian depan. Galaxy Tab S12 Ultra mempertahankan poni berbentuk setengah lingkaran untuk menempatkan kamera depan, sementara Galaxy Tab S12+ tampil tanpa poni dengan bezel yang lebih tebal.
Dari sisi ketebalan, Tab S12+ tercatat sekitar 5,3 mm dan Tab S12 Ultra lebih tipis di 5,1 mm. Keduanya masih memakai bodi logam dengan dukungan S Pen seperti generasi sebelumnya.
Render Ultra juga menunjukkan sertifikasi IP68. Informasi perlindungan air pada model Plus belum sepenuhnya konsisten antar bocoran, jadi belum bisa dijadikan patokan.
Galaxy Tab S12+ diperkirakan memakai panel AMOLED 12,6 inci beresolusi 2.1K dan refresh rate 120 Hz. Galaxy Tab S12 Ultra membawa AMOLED 14,6 inci beresolusi QHD+ dengan refresh rate 120 Hz.
Kenaikan kapasitas baterai hanya terjadi di model Plus, dari sekitar 10.090 mAh ke 10.600 mAh. Untuk Ultra, kapasitas baterai relatif tidak berubah dari generasi sebelumnya.
Galaxy Tab S12+ dan Galaxy Tab S12 Ultra diperkirakan menjadi tablet Samsung pertama di lini tersebut yang memakai MediaTek Dimensity 9500. Chipset fabrikasi 3 nm ini menggantikan Dimensity 9300+ pada Tab S10+ dan Dimensity 9400+ pada Tab S11 Ultra.
Konfigurasi memori yang beredar: Tab S12+ dengan RAM 12 GB dan penyimpanan 256 GB atau 512 GB, sedangkan Tab S12 Ultra menawarkan RAM hingga 16 GB dan penyimpanan hingga 1 TB. Keduanya disebut menjalankan Android 17 dengan antarmuka One UI 9 sejak pertama dijual.
Peningkatan performa tampaknya jadi fokus utama generasi ini, sementara desain, ukuran layar, kamera, dan kapasitas baterai Ultra mempertahankan formula lama.
Bocoran harga sebelumnya menyebut Galaxy Tab S12+ dibanderol mulai 1.299 euro atau sekitar Rp26,5 juta, sedangkan Tab S12 Ultra mulai 1.539 euro atau sekitar Rp31,4 juta. Angka itu belum memperhitungkan pajak, biaya distribusi, dan strategi harga untuk pasar Indonesia.
Pilihan warna yang beredar sejauh ini adalah Silver dan Gray. Galaxy Tab S12+ dipastikan lewat bocoran memiliki varian Wi-Fi dan 5G, sementara Tab S12 Ultra juga disebut hadir dalam pilihan Wi-Fi dan seluler.
Samsung belum mengumumkan harga resmi maupun memastikan jadwal penjualan lokal. Semua detail spesifikasi, konfigurasi memori, dan ketersediaan pasar masih berstatus bocoran sampai ada pengumuman resmi dari Samsung.
Galaxy Tab S12+ dan Galaxy Tab S12 Ultra ditujukan untuk pengguna yang butuh perangkat layar besar untuk produktivitas, hiburan, kreativitas, hingga pekerjaan profesional. Jika jadwal 7 Oktober benar, peluncuran ini akan menempatkan Samsung kembali bersaing di segmen tablet Android kelas atas. Namun sampai Samsung memberi pengumuman resmi, seluruh detail di atas tetap harus dibaca sebagai bocoran, bukan spesifikasi final.