JAMBI — Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi, Amran, menyatakan pihaknya tengah menjajaki kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas jaringan SPKLU. Sejumlah aset dan lahan milik pemerintah daerah dinilai berpotensi dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan stasiun pengisian daya.
Lokasi yang tengah dikaji mencakup kawasan Terminal Rawasari, kantor kecamatan, rumah sakit, serta sejumlah lahan pemerintah daerah lainnya. Pemkot Jambi membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maupun swasta.
Amran menyebut ketersediaan lahan pemerintah menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan lokasi SPKLU. Menurutnya, pembangunan tidak perlu menunggu seluruh infrastruktur siap sekaligus.
"Kita mendorong percepatan pengadaan SPKLU melalui kerja sama dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah, BUMN maupun swasta. Ada beberapa lahan pemerintah yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan SPKLU, seperti di Terminal Rawasari, kantor camat, rumah sakit dan lokasi lainnya," ujar Amran.
Pemkot Jambi menilai pembangunan SPKLU perlu dilakukan secara bertahap. Sebaran titik juga diarahkan tidak hanya terpusat di satu atau dua lokasi agar menjangkau lebih banyak pengguna.
Data Dishub Kota Jambi mencatat sekitar 370 unit kendaraan listrik saat ini. Dari jumlah tersebut, sekitar 300-an unit menggunakan nomor polisi BH, sementara sisanya merupakan kendaraan dengan nomor polisi dari luar daerah.
Jumlah itu diperkirakan terus bertambah dalam beberapa tahun mendatang. Pertumbuhan kendaraan listrik menjadi salah satu alasan Dishub mendorong percepatan penyediaan infrastruktur pengisian daya.
Amran menyebut kebutuhan SPKLU mulai dirasakan masyarakat berdasarkan pemantauan di lapangan. Pihak dealer kendaraan listrik cukup sering menerima pertanyaan dari calon konsumen soal ketersediaan fasilitas pengisian daya di Kota Jambi.
"Dari hasil survei ke lapangan dan informasi dari dealer, cukup banyak konsumen yang menanyakan ketersediaan SPKLU di Kota Jambi. Ini menunjukkan bahwa keberadaan SPKLU sudah menjadi kebutuhan seiring dengan perkembangan kendaraan listrik," katanya.
Menurut Amran, infrastruktur pengisian daya yang mudah dijangkau akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemilik kendaraan listrik ketika melakukan perjalanan. Ketersediaan SPKLU disebut menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong masyarakat beralih dari kendaraan berbahan bakar konvensional.