JAMBI — Oppo F35 Pro 5G dan Oppo F35 5G kabarnya bakal meluncur di India pada 5 Oktober mendatang, menurut bocoran dari tipster. Keduanya sama-sama membawa baterai jumbo 8.000 mAh dengan pengisian cepat 80W, tapi dibedakan lewat chipset dan konfigurasi kamera belakang. Seri ini menyasar pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai ketimbang performa gaming kelas atas.
Kabar peluncuran seri Oppo F35 di India pertama kali mencuat lewat unggahan seorang tipster yang rutin membocorkan produk ponsel yang belum resmi. Informasi itu menyebut kedua model akan diperkenalkan serentak pada 5 Oktober, meski Oppo sendiri belum mengonfirmasi jadwal tersebut secara terbuka.
Bocoran ini juga memuat spesifikasi awal kedua perangkat, mulai dari chipset, layar, hingga kapasitas baterai. Berikut rinciannya.
Perbedaan paling mencolok antara kedua model terletak pada dapur pacu dan kamera. Berikut spesifikasi yang beredar:
Dua hal paling menonjol dari bocoran ini adalah kapasitas baterai dan kecepatan pengisian daya. Baterai 8.000 mAh menempatkan seri F35 di kelas ponsel tahan lama, jauh di atas rata-rata ponsel mid-range yang umumnya bermain di angka 5.000-6.000 mAh.
Dengan pengisian 80W, pengisian ulang baterai sebesar itu tidak perlu menunggu semalaman. Teknologi ini memungkinkan pengisian dari kosong ke hampir penuh dalam hitungan puluhan menit, meski angka pastinya belum diungkap.
Model Pro dikabarkan mendapat dukungan Rainstorm Touch, fitur yang menjaga respons layar tetap akurat saat layar dalam kondisi basah atau terkena hujan. Fitur ini praktis untuk pengguna di wilayah tropis yang sering beraktivitas di luar ruangan.
Harga resmi kedua ponsel belum bocor ke publik. Yang sudah beredar baru perkiraan tanggal peluncuran, yakni 5 Oktober di India. Oppo juga belum memberikan keterangan soal ketersediaan seri F35 untuk pasar di luar India, termasuk Indonesia.
Sebagai catatan, seri F sebelumnya kerap hadir di Indonesia dengan nama berbeda atau sebagai bagian dari lini yang dipasarkan global. Pantau terus pengumuman resmi Oppo untuk memastikan tanggal, varian, dan harga finalnya.
Baterai 8.000 mAh membuat seri F35 bersaing langsung dengan ponsel-ponsel yang mengedepankan daya tahan, bukan skor benchmark tinggi. Chipset Dimensity 7360 Max dan 6360 sendiri berada di kelas menengah, cukup untuk penggunaan harian, media sosial, dan gaming kasual, tapi bukan untuk gaming berat dengan setting maksimal.
Kombinasi baterai besar plus chipset hemat daya biasanya menghasilkan waktu pakai yang panjang. Ini nilai jual utama yang kemungkinan besar akan diangkat Oppo saat peluncuran resmi nanti.
Bagi yang mencari ponsel dengan baterai tahan berhari-hari, pengisian cepat, dan kamera utama ber-OIS, seri F35 layak masuk daftar pantau. Sementara bagi yang mengejar performa gaming kelas flagship, ada baiknya menunggu hasil uji benchmark resmi sebelum memutuskan.