Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi meluncurkan platform SatuBeasiswa Indonesia, sebuah situs pencarian informasi beasiswa yang menyatukan berbagai program dari beragam penyelenggara. Platform ini mencatat 465 jenis beasiswa dengan total dana sekitar Rp 16,37 triliun, mencakup lebih dari 853.000 penerima manfaat dari sekitar 1,22 juta total kuota. Informasi resmi ini terverifikasi per 18 September 2026.
JAKARTA — Kemdiktisaintek meluncurkan platform SatuBeasiswa Indonesia sebagai wadah tunggal informasi beasiswa dari berbagai sumber. Selama ini, informasi beasiswa tersebar di banyak kanal berbeda sehingga calon penerima kesulitan menemukannya. Platform ini hadir untuk memudahkan masyarakat mencari peluang bantuan pendidikan.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyatakan bahwa informasi beasiswa dari seluruh mitra pemerintah disatukan dalam satu wadah. Menurutnya, langkah ini agar informasi bisa menjangkau calon penerima di seluruh Indonesia, termasuk daerah terpencil.
Platform ini menyediakan database terpusat program beasiswa yang bisa diakses oleh calon mahasiswa, mahasiswa aktif, alumni, dan masyarakat umum. Situs ini dilengkapi fitur pencarian peluang bantuan pendidikan sehingga pengguna dapat menemukan program yang sesuai.
Masyarakat yang ingin mengaksesnya dapat mengunjungi situs https://satubeasiswa.kemdiktisaintek.go.id/beasiswa. SatuBeasiswa merupakan platform pencarian informasi, bukan satu program beasiswa tunggal.
Data per 15 September 2026 mencatat 71 program beasiswa aktif di platform ini. Totalnya, ada 465 jenis beasiswa dari berbagai penyelenggara dengan nilai dana sekitar Rp 16,37 triliun.
Penerima manfaat tercatat lebih dari 853.000 orang dari sekitar 1,22 juta total kuota. Artinya, masih tersedia ruang cukup besar bagi calon penerima yang belum terjangkau.
Sumber pendanaan beasiswa yang terdaftar didominasi organisasi filantropi dengan 340 jenis. Berikutnya pemerintah daerah 54 jenis, pemerintah pusat 27 jenis, perusahaan atau korporasi 27 jenis, dan perguruan tinggi 17 jenis.
Sebelumnya, informasi beasiswa dari berbagai penyelenggara tersebar di kanal masing-masing. Kondisi itu menyulitkan masyarakat, terutama di daerah terpencil, untuk mengetahui peluang yang tersedia.
Dengan database terpusat, calon penerima tidak perlu lagi berpindah-pindah situs untuk mencari program yang cocok. Fitur pencarian memungkinkan penyaringan peluang bantuan pendidikan sesuai kebutuhan pengguna.
Kemdiktisaintek menyatakan platform ini akan menjangkau calon penerima di seluruh Indonesia. Data program terdaftar per 15 September 2026 menunjukkan cakupan yang luas, dari beasiswa filantropi hingga program pemerintah pusat dan daerah.
| Program aktif | 71 program beasiswa |
| Total jenis beasiswa | 465 jenis |
| Total dana | ±Rp16,37 triliun |
| Penerima manfaat | 853.000+ dari ±1,22 juta kuota |
Akses di satubeasiswa.kemdiktisaintek.go.id/beasiswa. Sumber pendanaan: filantropi (340 jenis), pemda (54), pemerintah pusat (27), perusahaan (27), dan perguruan tinggi (17).